Tangga Rumah: Solusi Rancangan Cermat

Tangga Rumah: Solusi Rancangan Cermat
BY STEVEN CHANDRA | WWW.JASARENOVASI.NET


Kenali rumusan tepat membuat tangga. Salah bikin bisa membuat penggunanya cepat lelah. Aturan feng shui bahkan mengatur jumlah anak tangga yang baik.

Mungkin Anda pernah melihat dan merasakan tangga menuju lantai atas rumah kurang nyaman digunakan. Si pemilik mengeluh kalau harus bolak-balik turun naik. Buntutnya, ia makin enggan menyambangi kamar di atas. Apa pasal? Tangga itu rupanya tak beres dalam soal ukuran dan penempatan.
Seperti kita ketahui, tangga merupakan elemen bangunan yang berfungsi sebagai sarana penghubung lantai yang berbeda ketinggian. Tangga menjadi jalur sirkulasi vertikal dari lantai bawah ke atas, atau sebaliknya. Tangga juga dapat berfungsi sebagai elemen estetika.
Untuk memperoleh sebuah tangga seperti yang Anda harapkan, ada beberapa hal yang perlu mendapat perhatian. Pertama, soal kebutuhan dan fungsi. Kedua, faktor keamanan kenyamanan, dan keindahan. Ketiga, feng shui (bagi yang percaya).
Bagaimana membuat tangga yang sesuai kebutuhan dan fungsi? Tangga memiliki pijakan-pijakan yang saling terhubung. Pijakan-pijakan yang berundak-undak dan teratur inilah yang berfungsi menghubungkan dua lantai.

Sebagai jalur vertikal, tangga menyimpan potensi bahaya. Pengguna bisa saja terpeleset dan jatuh akibat salah menginjak anak tangga. Mungkin juga pengguna terjatuh akibat permukaan anak tangga licin, atau tangga tidak memiliki pagar pengaman.
Untuk meminimalkan potensi bahaya itu, ketika merancang dan membuat tangga, kita sebaiknya mengetahui siapa saja pengguna tangga itu. Lantas, ini yang paling penting, desain dan standar ukuran tangga. Dari sinilah kita perlu mengetahui karakter material yang ingin digunakan.
TANGGA YANG IDEAL
Berdasar ilmu arsitektur, untuk mencapai status ideal, sebuah tangga harus memenuhi syarat utama. Tangga harus memiliki fungsi sesuai kebutuhan pengguna, desain dan ukuran sesuai standar, serta material yang tidak membahayakan. Tangga harus tuntas “menghantarkan” penggunanya naik dari lantai bawah ke lantai atas atau sebaliknya, secara aman dan nyaman.
Tangga sebaiknya memiliki railing dan bordes. Railing berfungsi sebagai tempat pegangan dan pagar pembatas. Bordes menjadi area transisi, sebelum melanjutkan pendakian atau penurunan.
Langkah lain yang juga perlu dilakukan adalah menjaga ukuran setiap pijakan sesuai standar. Idealnya, tinggi tiap pijakan atau (langkah naik) anak tangga berkisar 15cm-20cm dengan panjang (langkah datar) 25cm-30cm. Sedangkan untuk dimensi lebar keseluruhan tangga tergantung dari frekuensi lalu lalang. Tinggi tangga juga perlu perhatian. Disarankan satu tangga sebaiknya menghubungkan lantai dengan ketinggian antar lantai tidak lebih dari 3,7 meter.
FENG SHUI
Menurut feng shui, tangga dapat menjadi sumber energi negatif yang mengganggu kelancaran hidup manusia, baik dari segi keuangan maupun kesehatan. Sebabnya adalah tangga merupakan sebuah lubang besar di dalam bangunan. Dengan struktur yang menggantung, tangga memiliki efek negatif. Ini sama dengan balok, tiang atau kolom jika diletakkan pada posisi yang salah.

Karena berefek negatif itu, pembahasan feng shui ihwal tangga ini bisa panjang lebar, bahkan rumit. Apalagi jika dikaitkan secara personal dengan penggunanya. Dari kaca mata feng shui, solusi terbaik soal tangga adalah mengatur tata letak dan desain dengan memperhatikan lokasi, arah, bentuk, dan jumlah anak tangga.

 

Keterangan lebih lengkap hubungi tim Excel Group

SMS/Call/WA/Line:

0838.888.0910 (Steven Sukamto)

0818.818.720 (Alternatif)

Email: jasarenovasinet@gmail.com / steven.sukamto@yahoo.com

* jika kami belum menjawab telepon, mohon berkenan via SMS/WA dulu

 

Kusen Alumunium, Kelebihan dan Kekurangannya

Kusen Alumunium, Kelebihan dan Kekurangannya
BY STEVEN CHANDRA | WWW.JASARENOVASI.NET
Bila Anda mencari alternatif lain untuk kusen jendela atau pintu kaca di rumah, alumunium bisa dijadikan pilihan. Kusen atau rangka untuk meletakkan kaca yang cukup umum digunakan ialah kayu. Namun, kini dengan semakin berkembangnya dunia desain dan teknologi, kusen berbahan alumunium juga bukan pilihan yang buruk.
Kusen alumunium pun sudah banyak diterapkan untuk gedung-gedung atau perkantoran. Tidak hanya identik dengan perkantoran, perumahan juga banyak yang memasang kusen berbahan tersebut untuk jendela atau pintu kaca. Terlebih, kini banyak rumah yang didesain dengan bukaan, entah itu pintu kaca yang menghadap ke arah taman atau kaca massive untuk jendela kamar.
Pemilihan ini tentu bukan tanpa alasan, kusen aluminum tentu memiliki keunggulan yang memang dibutuhkan. Dibandingkan dengan kayu, material alumunium memungkinkan kusen aman dari serangan rayap. Bahan tersebut juga lebih tahan lama serta tidak mengalami penyusutan. Bobotnya pun ringan sehingga mudah untuk dipindahkan. Meski begitu, materialnya kuat dengan perawatan yang tidak sulit. Bila Anda ingin memiliki tampilan menyerupai kayu, kusen tersebut dapat dicat dan dilapis dengan warna atau motif kayu.
Namun, secara visual alumunium memang tidak memiliki banyak variasi. Desain dan tampilannya tidak seperti kayu yang bisa dibuat dengan detail atau pola tertentu. Pemasangan kusen alumunium juga memainkan peranan penting untuk menghindari risiko yang tidak diharapkan.

Kusen tersebut mengandalkan kekuatan sekrup yang harus dipasang presisi dan diplester rapi agar tidak terdapat kebocoran atau dampak lain. Faktor penyambungan siku dan karet penyekat juga penting agar air hujan tidak dapat masuk.
Pilihan kusen tersebut tentu harus disesuaikan dengan selera, desain, dan kebutuhan rumah. Namun, bila ingin sesuatu yang baru, tidak ada salahnya untuk memasukkan alumunium sebagai bahan pertimbangan, bukan?

 

Keterangan lebih lengkap hubungi tim Excel Group

SMS/Call/WA/Line:

0838.888.0910 (Steven Sukamto)

0818.818.720 (Alternatif)

Email: jasarenovasinet@gmail.com / steven.sukamto@yahoo.com

* jika kami belum menjawab telepon, mohon berkenan via SMS/WA dulu

Ragam Jenis Atap

Mengenal Ragam Jenis Atap
BY STEVEN CHANDRA | WWW.JASARENOVASI.NET

 

Sebagai sebuah penutup bangunan, atap berperan penting untuk memberikan rasa aman bagi orang yang tinggal di bawahnya. Atap juga berfungsi untuk melidungi penghuni rumah dari segala gangguan luar serta cuaca. Tanpa atap, bangunan belum bisa disebut layak huni dan tentunya mengurangi nilai estetis.
Karena fungsinya tersebut, material untuk atap haruslah yang kuat dan tahan terhadap perubahan cuaca. Saat ini atap tersedia dalam banyak bahan, jenis, atau bahkan warna. Namun, tentu saja fungsi dan kualitas harus diutamakan agar rumah dapat ditempati dengan aman. Beberapa material di bawah ini yang dijadikan pilihan oleh banyak orang, seperti apa karakteristiknya? Mari mengenal lebih dalam pilihan atap untuk rumah.
TANAH LIAT
Jenis material ini sudah sangat umum di kalangan masyarakat. Dibuat dengan cara dipadatkan, dibentuk, lalu dibakar, atap jenis ini sangat kuat terhadap angin ataupun saat curah hujan tinggi. Meski ukuran dan variasinya tak banyak, atap berbahan tanah liat memiliki harga yang relatif murah. Selain itu, jenis ini awet, tidak mudah lapuk, terbakar, atau dirusak serangga. Dalam penggunaannya, dibutuhkan rangka dan dipasang dengan kemiringan tertentu. Agar semakin aman, digunakan teknik pemasangan kunci atau kaitan pada rangka penopang.
BETON
Material atap yang satu ini memiliki bobot yang cukup berat, bahkan lebih berat daripada tanah liat. Namun, tentunya bahan ini sangat kuat untuk menghadapi segala cuaca. Dengan campuran semen dan bahan aditif lainnya, atap beton tahan terhadap api atau pelapukan. Bentuknya ada yang bergelombang ataupun datar, warnanya pun bervariasi. Namun, sebanding dengan kualitasnya, harga atap jenis ini cenderung lebih mahal.
METAL
Atap metal biasanya berbentuk lembaran dan terbuat dari baja lapis ringan (zincalume steel). Selain itu, bisa juga dibuat menyerupai jenis lain, seperti sirap, genteng tanah liat, atau beton. Dengan bobotnya yang ringan, beban yang dipikul rangka atap pun berkurang. Selain itu, material ini dilengkapi dengan teknologi yang membuatnya bisa memantulkan panas sehingga rumah terasa sejuk. Jenis ini juga ramah lingkungan karena dapat didaur ulang, antiapi, antikarat, dan bebas perawatan. Harga atap metal termasuk mahal bila dibandingakn dengan bahan lain.
ASBES
Bahan satu ini barangkali sudah dikenal oleh masyarakat. Asbes memiliki sifat yang ringan dan tahan lama. Harganya murah dan dapat membuat rumah sejuk karena jenis ini tidak menyerap panas. Namun, asbes mudah retak dan apabila terinjak harus menggantinya dengan yang baru. Selain itu, serat asbes mudah lepas dan beterbangan sehingga dapat membahayakan kesehatan (memicu penyakit kanker paru-paru).
SENG
Seng tentunya tak asing lagi bagi banyak orang. Sekalipun murah, tahan lama, dan banyak digunakan, seng juga memiliki beberapa kekurangan. Salah satu yang sudah dipahami ialah sifatnya yang menahan panas sehingga membuat orang dibawahnya merasa tak nyaman. Selain itu, seng juga mudah berkarat dan tak terlalu menarik dari sisi penampilan.
KERAMIK
Jenis ini berbahan dasar tanah liat yang di-finishing glazur pada bagian atsanya. Oleh sebab itu, tampilannya licin, mengilap, dan terdiri dari banyak pilihan warna. Jenis ini termasuk bahan yang tahan lama, warnanya awet dan tidak memerlukan pengecatan ulang. Namun, pemasangan dengan atap ini memerlukan kemiringan minimal 30 derajat agar air hujan dapat mengalir dan tidak mudah terlepas saat diterpa angin.

 

Keterangan lebih lengkap hubungi tim Excel Group

SMS/Call/WA/Line:

0838.888.0910 (Steven Sukamto)

0818.818.720 (Alternatif)

Email: jasarenovasinet@gmail.com / steven.sukamto@yahoo.com

* jika kami belum menjawab telepon, mohon berkenan via SMS/WA dulu

Ragam Jenis Atap

Panduan Pilah-Pilih Lampu Berdasarkan Ruangan

Panduan Pilah-Pilih Lampu Berdasarkan Ruangan
Steven Chandra• April 7, 2018

 

Jasarenovasi.net – Lampu memiliki peranan penting dalam penataan interior sebuah hunian. Selain berfungsi sebagai penerangan dalam ruang, lampu memiliki fungsi lain sebagai elemen dekoratif penambah estetika ruang.

Kini seiring berkembangnya teknologi, Anda akan semakin mudah menemukan bergam jenis lampu yang dijual di pasaran. Dan jika Anda bingung mencari jenis lampu yang tepat untuk ruangan dalam hunian, berikut adalah tipsnya.
1. Foyer
Area foyer biasanya tak terlalu luas dan hanya merupakan tempat trasnsit. Untuk penerangan area ini Anda dapat menggunakan downlight atau uplight untuk mendapatkan kesan nyaman dan hangat bagi tamu.
Anda dapat menggunakan lampu dinding, tetapi untuk area foyer yang luas dapat menggantungkan chandelier di tengah ruang sehingga menambah kesan elegan pada ruang.
2. Ruang tamu
Area ini biasanya digunakan untuk berbincang-bincang. Anda dapat menerapkan jenis general lighting pada ruang tamu sebagai penerangan utama.
Lampu harus diletakkan di tengah ruang atau pada titik simetris yang rata. Idealnya Anda dapat menggunakan chandelier. Namun Anda dapat menambahkan lampu dinding atau standing lamp jika ruangannya cukup luas.
Tujuan penggunaan general lighting agar seluruh ruang dapat terlihat dengan jelas. Anda dapat memberikan variasi menggunakan accent lighting yang lebih mengarah pada unsur estetika.
Misalnya menggunakan lampu halogen yang diarahkan ke lukisan atau foto di ruang tamu.
3. Ruang keluarga
Ruang keluarga biasanya merupakan pusat aktivitas di dalam hunian. Anda dapat menggunakan teknik indirect lighting pada ruang ini. Misalnya, menggunakan lampu yang tersembunyi di balik plafon.
Lampu-lampu yang ditata pada sisi plafon akan membiaskan cahaya yang terang. Penerangan indirect juga akan membuat suasana ruang lebih hangat dan nyaman.
4. Ruang makan
Anda dapat menggunakan lampu gantung dengan kap untuk menerangi ruang makan. Cahaya lampu akan dipantulkan penuh ke meja makan sehingga memunculkan fokus.
Pada ruang makan dibutuhkan cahaya lampu yang baik dengan tingkat terang tinggi agar Anda dan keluarga dapat dengan jelas melihat masakan yang tersedia di meja.
Jika ingin suasana makan lebih ceria, Anda dapat mengombinasikan penerangan dengan jenis lampu lainnya.
5. Kamar tidur
Pada area kamar tidur Anda dapat menggunakan lampu tidur yang dapat juga berfungsi sebagai lampu baca. Anda dapat menggunakan lampu dengan cahaya kuning yang dapat membuat Anda lebih nyaman dan hangat.
Lampu bercahaya kuning juga menghasilkan efek menenangkan sehingga menambah nyaman waktu beristirahat Anda.
6. Dapur
Dibutuhkan penerangan yang baik untuk area dapur agar Anda dapat melihat masakan dengan teliti. Umumnya menggunakan general lighting berupa downlight.
Namun, Anda dapat juga menambahkan jenis lampu lain seperti strip flourescent yang dipasang di sepanjang dinding dapur untuk menambah estetika ruang.
Pada beberapa rumah, ada juga yang menggunakan chandelier untuk diaplikasikan pada dapur bersih.
7. Kamar mandi
Umumnya menggunakan general lighting. Namun, Anda juga bisa mengombinasikannya dengan penggunaan penerangan tidak langsung.
Misalnya, menempatkan lampu pada bagian belakang cermin sehingga cahanya dapat menyebar dengan baik.

 

Keterangan lebih lengkap hubungi tim Excel Group

SMS/Call/WA/Line:

0838.888.0910 (Steven Sukamto)

0818.818.720 (Alternatif)

Email: jasarenovasinet@gmail.com / steven.sukamto@yahoo.com

* jika kami belum menjawab telepon, mohon berkenan via SMS/WA dulu

Trik Memanfaatkan Mezzanine Di Rumah

Trik Memanfaatkan Mezzanine Di Rumah
Steven Chandra • April 6, 2018

 

 

Jasarenovasi.net – Berada di antara lantai dasar dan lantai atas, mezzanine adalah area terbuka yang bisa dimanfaatkan menjadi ruang fleksibel. Ada yang mengubah mezzanine menjadi ruang bekerja, tempat penyimpanan, atau kamar tidur.

Dengan kesan ruangan terbuka, mezzanine punya daya tarik tersendiri untuk didekorasi. Jika ingin mengisi ruang mezzanine, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Misalnya, luas area, pemilihan furnitur, dan faktor keamanan dalam merancang ruangan.
Nah, jika Anda punya mezzanine kosong di rumah, yuk simak beberapa inspirasinya.
Ruang kerja dan perpustakaan

Karena sifat ruangan yang terbuka dan cenderung terang, mezzanine sangat pas diubah menjadi ruang membaca dan belajar. Dengan penataan yang rapi dan fungsional, mezzanine akan cukup luas untuk menyimpan koleksi buku di beberapa lemari.

Kemudian tambahkan satu set meja belajar dan lampu gantung yang unik. Sebagai pelengkap, tambahkan karpet tebal yang nyaman untuk bersantai.

 

Galeri seni

Untuk Anda yang berjiwa seni atau kolektor suatu jenis benda, tidak ada salahnya memanfaatkan mezzanine sebagai galeri seni pribadi. Selain membuat koleksi Anda tertata rapi dan enak dipandang, galeri seni ini bisa menjadi tempat bersantai dan relaksasi di rumah.

 

Ruang tidur

Jika Anda tak punya cukup ruang untuk meletakkan ranjang kasur yang besar, saatnya memanfaatkan mezzanine sebagai ruang tidur.
Biasanya ide ini dicontek oleh pemilik apartemen studio dengan tingi plafon sekitar empat meter. Dengan demikian, sisa luas bangunan yang ada di lantai dasar bisa digunakan untuk kamar mandi atau dapur.

 

Dapur

Siapa sangka area mezzanine bisa diisi menjadi dapur? Yang terpenting, gunakan material yang kokoh untuk lantai dan anak tangga supaya aktivitas masak memasak bisa dilakukan dengan aman.
Merancang dapur di mezzanine bisa membuat aroma dan asap masakan berputar cepat keluar rumah. Anda juga bisa memanfaatkan pembatas ruangan sebagai media tanaman vertikal yang unik seperti contoh di atas.
Ruang keluarga

 

Jika lebar mezzanine cukup luas, Anda bisa mengubahnya menjadi ruang komunal atau ruang keluarga yang nyaman.
Untuk yang satu ini, pastikan lantai dicor beton supaya kokoh diisi oleh furnitur besar dan berat. Perhatikan juga pembatas ruangan yang tebal supaya aman dan terhindar dari resiko kecelakaan. Terlebih jika ada anggota keluarga yang masih berusia balita.

 

Keterangan lebih lengkap hubungi tim Excel Group

SMS/Call/WA/Line:

0838.888.0910 (Steven Sukamto)

0818.818.720 (Alternatif)

Email: jasarenovasinet@gmail.com / steven.sukamto@yahoo.com

* jika kami belum menjawab telepon, mohon berkenan via SMS/WA dulu

Kesalahan yang Bikin Ruang Sempit Makin Terasa Sempit

5 Kesalahan yang Bikin Ruang Sempit Makin Terasa Sempit
Steven Chandra• Maret 21, 2018

 

Jasarenovasi.net – Tinggal di rumah dengan luas terbatas tak seharusnya menghalangi Anda untuk mendekorasi ruang. Hunian minimalis juga bisa memiliki tampilan menawan, kok, asalkan Anda dapat mendekorasinya dengan baik.
Permasalahannya masih banyak orang yang melakukan kesalahan dalam menata ruang sempit. Perlu diketahui bahwa cara menata ruang tidak dapat disamakan antara ruang yang satu dengan yang lain. Faktor seperti luas ruang sangat berpengaruh dalam menentukan penataan ruang itu sendiri.Dan berikut ini lima kesalahan yang paling sering dilakukan saat menata ruang sempit.
1. Tidak memaksimalkan ruang yang ada
Luas yang terbatas mengharuskan kita berpikir seribu kali lebih kreatif untuk menata. Ingat, ketika berurusan dengan ruang yang sempit, sama artinya Anda tak lagi membahas soal horizontal space, melainkan vertical space.
Cobalah mencari celah ke atas dan ke bawah, bukan hanya ke kiri dan kanan. Pasti ruang kosong itu masih ada.
2. Memilih furnitur ‘raksasa’
Anda sering salah kaprah berpikir bahwa perabot yang besar akan lebih fungsional dan catchy. Memang sofa atau tempat tidur yang besar terasa nyaman, tetapi apakah akan membuat Anda nyaman bergerak di ruang yang sempit? Penting untuk memperhatikan proporsi perabot.
Sesuaikan ukuran dengan luas ruang. Misalnya, pilih sofa ruang tamu dengan ukuran sedang, tetapi dekorasi sekelilingnya dengan perabot dan ornamen berukuran kecil. Dengan begitu saat melihat sofa mata Anda akan termanipulasi. Ruang juga tetap nyaman dan fungsional.
3. Mengoleksi banyak barang
Anda mungkin salah satu orang yang gemar mengumpulkan barang-barang. Jika Anda tinggal di hunian yang sempit, wajib untuk menghilangkan kebiasaan tersebut. Terlalu banyak barang pada ruang sempit akan membuat tampilan ruang terlihat kotor dan berantakan.
Mulai sekarang biasakan untuk menyimpan barang-barang yang diperlukan saja. Selain lebih hemat, juga membuat tampilan rumah lebih rapi.
4. Tanpa rencana
Alasan ruang yang tidak luas sering kali membuat kita menggampangkan dalam hal penataannya. Padahal menta ruang yang kecil juga butuh rencana yang matang.
Tanpa rencana penataan yang jelas, dekorasi ruang tidak akan terarah. Anda akan membeli furnitur sembarang, menata dengan sembarang, dan pada akhirnya akan membuat ruang tidak nyaman.
5. Tidak memiliki ruang kosong
Memaksimalkan ruang bukan berarti tidak meninggalkan ruang kosong di dalam penataannya. Ruang kosong tetap perlu ada agar orang yang berada di ruang tersebut dapat menangkap kesan lega pada ruangan. Ruang kosong juga berfungsi untuk mengistirahatkan mata dari tumpukan benda-benda.
Misalnya, meletakkan buku dan alat tulis di ruang penyimpanan bawah tempat tidur. Kosongkan area di samping ranjang tanpa meja, kursi, dan lukisan. Dengan begitu Anda dapat beristirahat dengan nyaman.

 

Keterangan lebih lengkap hubungi tim Excel Group

SMS/Call/WA/Line:

0838.888.0910 (Steven Sukamto)

0818.818.720 (Alternatif)

Email: jasarenovasinet@gmail.com / steven.sukamto@yahoo.com

* jika kami belum menjawab telepon, mohon berkenan via SMS/WA dulu

Rumah Kekinian itu yang Ada Roof Garden-nya!

Rumah Kekinian itu yang Ada Roof Garden-nya!

Steven Chandra• September 15, 2017

 

Jasarenovasi.net – Memiliki hunian dengan lahan terbatas bukan berarti bisa membatasi keinginan Anda untuk memiliki area taman hijau. Anda dapat mewujudkannya dengan membuat ruang hijau terbuka (RHT) berupa roof garden atau taman di atap rumah.

Konsep roof garden memang sudah lama dikenal, namun belakangan ini mulai menjadi tren desain di perkotaan. Aplikasinya dapat dilihat pada gedung perkantoran, mal, restoran, ataupun hotel. Bahkan, telah merambah ke perumahan.

Tak hanya berfungsi membantu mengurangi pemanasan global, konsep roof garden juga dinilai memberikan visual yang modern dan kekinian pada bangunan.

Nah, bagi Anda yang ingin menciptakan nuansa kekinian pada hunian, membangun roof garden tidak sulit, kok, asalkan tahu dan memperhatikan tiap tahapan pengerjaannya. Cek caranya di sini!

 

Membuat dak beton

Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah membuat atap dak beton. Buat dak bermaterial cor beton agar kuat dengan kemiringan 20–30 derajat. Tebal lantai kurang lebih 20 cm untuk luasan 50 m².

Pastikan struktur atap hunian cukup kuat untuk menahan beban. Sebab dak beton harus menahan beban media tanam seperti tanah, tanaman, furnitur dan beban aktivitas pengguna taman. Salah perhitungan dapat berisiko terhadap robohnya bangunan. Setelahnya Anda dapat melapisi dak dengan lantai kayu agar mudah perawatannya.

Kemudian, buatlah bak-bak tanaman pada tepi-tepi atau tengah dak yang berfungsi sebagai wadah tanaman. Bentuknya dapat Anda disesuaikan dengan keinginan, misalnya persegi, bulat, atau oval. Sesuaikan besar bak tanaman dengan luas taman.

 

Waterproofing

Lapisi dak dan bak tanam menggunakan waterproofing. Tujuannya untuk mencegah air merembes ke ruangan di bawah atap. Selain itu juga untuk melindungi tulang besi pada balok kolom dan lantai.

 

Perhatikan saluran drainase

Tanaman pada roof garden tentu membutuhkan perawatan. Karena itu, Anda harus membuat instalasi air bersih yang terhubung langsung ke pompa air atau bak penampungan air sebagai sumber menyiram tanaman.

Selain itu, Anda juga harus memperhatikan instalasi air buangan. Buat instalasi air kotor yang tersambung dengan tepi dak terendah, lalu hubungkan ke pipa talang air menuju bak resapan di tanah dan ke saluran pembuangan air.

 

Tinggi lapisan wadah tanam

Untuk media tanam, buat tinggi lapisan tanah cukup 5-15 cm saja. Lapisan paling bawah merupakan ijuk atau serabut kelapa yang berfungsi menahan sekaligus menyaring air yang merembes dari pasir dan tanah.

Di atasnya, tambahkan berurutan lapisan kerikil, lapisan campuran tanah dan kompos, dan lapisan paling atas berupa rumput dan tanaman sesuai selera.

 

Pilih tanaman yang sesuai

Memilih tanaman untuk roof garden tak boleh sembarangan karena ada risikonya. Beberapa jenis tanaman yang dapat Anda pilih, misalnya tanaman dengan pertumbuhan lambat, seperti pandan, lidah mertua, lili paris, atau kucai mini.

Bisa juga memilih tanaman yang menyukai matahari, mengingat tanaman berada di atap dan akan langsung terpapar matahari, misalnya palem, sikas, bougenville, dan pucuk merah.

Selain itu, pilih tanaman yang pertumbuhan batang dan akarnya tidak mengganggu saat bertumbuh untuk menghindari risiko merusak atap dan dinding rumah, seperti kamboja, jeruk, dan kembang sepatu.

Beberapa jenis kaktus seperti zygocactus juga cocok ditanam di roof garden karena jenis ini akan cepat berkembang jika terpapar matahari.

 

Dekorasi taman

Percantik tampilan roof garden Anda agar dapat difungsikan maksimal, tak hanya sebagai taman hijau, tetapi juga dapat digunakan untuk tempat berelaksasi.

Anda dapat membuat sudut santai dengan menambahkan beberapa perlengkapan, seperti sun lounge, kursi santai, dan meja kecil sehingga nyaman untuk tempat bercengkerama dan ngobrol di sore hari. Anda juga bisa tempatkan peralatan barbeque untuk digunakan saat pesta kecil.

 

Pilih perabot yang sesuai

Sama halnya dengan tanaman, Anda pun tak bisa sembarang memilih perabotan. Sebaiknya pilih perabotan yang mudah perawatannya dan tahan terhadap segala cuaca. Anda dapat memilih perabot yang terbuat dari kayu, logam, rotan, atau plastik.

Namun harus dengan kualitas terbaik agar tahan lama. Hindari memilih perabot dengan bahan bantalan seperti sofa karena akan merepotkan jika musim hujan datang. Jika menginginkan perabot dengan bantalan yang nyaman, pilih kursi dengan bantalan yang dapat di copot-pasang.

 

Keterangan lebih lengkap hubungi tim Excel Group

SMS/Call/WA/Line:

0838.888.0910 (Steven Sukamto)

0818.818.720 (Alternatif)

Email: jasarenovasinet@gmail.com / steven.sukamto@yahoo.com

* jika kami belum menjawab telepon, mohon berkenan via SMS/WA dulu

Mengenal dan Menghadirkan Panoramic View di Rumah

Mengenal dan Menghadirkan Panoramic View di Rumah

Steven Sukamto• Agustus 03, 2017

Jasarenovasi.net – Hunian tempat tinggal akan semakin asyik jika memiliki panorama alam atau dalam dunia arsitektur disebut panoramic view. Konsep dasarnya yaitu menciptakan ruangan yang menyuguhkan pemandangan indah di luar sehingga menambah estetika ruangan tersebut.

Dengan suguhan pemandangan yang indah, Anda bisa mengimplementasikan penataan interior yang natural dan menyatu dengan alam. Selain itu, penerapan ruang dengan panoramic view juga akan membuat ruang terlihat lebih luas.

Untuk menerapkan konsep ini, Anda membutuhkan jasa desainer interior sehingga pemandangan yang terletak diluar benar-benar terlihat indah. Berikut tiga hal yang bisa Anda lakukan untuk menciptakan panoramic view.

 

Membuat taman di luar

Syarat pertama untuk menciptakan konsep panoramic view adalah Anda memiliki panorama. Jika rumah Anda tidak memiliki panorama maka tugas pertama Anda adalah menciptakan panorama itu sendiri.

Cara termudah yaitu dengan membuat taman di luar ruangan, seperti taman di halaman belakang atau depan. Bisa juga menyisakan space kecil di bagian luar kamar untuk menjadi media tanam. Hiasi taman dengan tanaman-tanaman hias yang indah dipandang mata dan menyejukkan.

 

Gunakan jendela kaca yang besar

Langkah kedua, wajib gunakan jendela kaca berukuran cukup besar. Pastikan jendela kaca ini mengarah ke pemandangan yang telah Anda buat sebelumnya. Anda dapat menerapkan penggunaan jendela kaca besar pada ruang keluarga, ruang tamu, atau kamar.

Penggunaan jendela kaca pada ruangan akan membuat ruang terlihat lebih luas dan menyatu dengan panorama di luar. Anda akan merasakan suasana yang tenang, relaks dan nyaman.

 

Arahkan ke pemandangan terbaik

Tujuan konsep panoramic view pada hunian adalah untuk dinikmati penghuni. Karena itu, Anda perlu menata ruang sebaik mungkin. Fokus untuk selalu mengarahkan penghuni ke view terbaik.

Tata sofa, ruang makan, kursi santai dan sebagainya ke arah view di luar, bukan sebaliknya. Tujuannya agar konsep ini tersampaikan. Untuk menambah cantik tampilan, Anda bisa melengkapi ruang dengan teleskop observasi untuk menikmati keindahan langit di malam hari.

 

Ruangan di lantai dua

Untuk menambah alternatif pemandangan, Anda bisa memanfaatkan ruangan di lantai dua hunian. Pemandangan dari lantai dua hunian umumnya lebih jauh dan luas. Ini akan terlihat lebih menarik untuk dinikmati

Anda juga dapat membangun balkon di lantai dua hunian sebagai cara lain menciptakan konsep ini.

 

Keterangan lebih lengkap hubungi tim Excel Group

SMS/Call/WA/Line:

0838.888.0910 (Steven Sukamto)

0818.818.720 (Alternatif)

Email: jasarenovasinet@gmail.com / steven.sukamto@yahoo.com

* jika kami belum menjawab telepon, mohon berkenan via SMS/WA dulu

Tips Memilih Keramik Sesuai Fungsi Ruangan

Kiat Memilih Penutup Lantai Rumah

Steven Sukamto • January 2, 2017

 

Jasarenovasi.net – Penggunaan ubin sebagai penutup lantai dinilai oleh beberapa orang lebih baik dan tahan lama dibandingkan dengan penggunaan karpet. Selain lebih tahan lama, ubin lebih mudah dibersihkan. Tetapi, tidak semua jenis ubin dapat dipasang di masing-masing ruangan dengan karakteristik berbeda-beda.

Jasarenovasi.net mencoba memberikan beberapa tips, berikut tips memilih ubin untuk setiap ruangan.

 

Ruang Tamu

Ruangan ini bisa dikatakan merupakan etalase sebuah rumah, sehingga furnitur yang ditampilkan dapat ditonjolkan sisi dekoratifnya. Termasuk ubin di ruang tamu. Ubin yang cocok dipasang di ruang tamu adalah ubin dengan motif pada tepiannya, atau memiliki corak tertentu.

 

Ruang Tidur

Ukuran ruang tidur biasanya tidak seluas ruang tamu atau ruang makan, sehingga dibutuhkan ubin yang dapat membuat ruang tersebut terkesan tidak terlalu sempit. Ubin yang cocok dipasang di ruang ini adalah ubin dengan warna pucat dan lembut, karena ubin jenis ini dapat merefleksikan cahaya lebih banyak, dan ruang tidur pun akan terkesan luas.

 

Dapur

Ruang ini merupakan salah satu ruangan yang mudah kotor, lantaran sisa bahan masakan atau saus yang dimasak tidak jarang tercecer di dapur. Untuk itu, pilihlah ubin dengan bahan yang mudah dibersihkan.

Selain itu, karena umumnya dapur berukuran kecil, setidaknya pilih ubin dengan ukuran sedang, sekitar 30 cm x 30 cm. Ubin ini akan membuat dapur tampak lebih luas.

 

Kamar Mandi

Selain mudah kotor, kamar mandi juga sering tersiram air, sehingga ubin menjadi licin. Triknya, pilihlah ubin dengan tekstur tertentu, agar tidak licin.

 

Keterangan lebih lengkap hubungi tim Excel Group

SMS/Call/WA/Line:

0838.888.0910 (Steven Sukamto)

0818.818.720 (Alternatif)

PIN 5D949B9A

Email: jasarenovasinet@gmail.com / steven.sukamto@yahoo.com

* jika kami belum menjawab telepon, mohon berkenan via SMS/WA dulu