Perhatikan Kesehatan Saat Tinggal di Area Padat

Jaga Kesehatan Saat Tinggal di Area Padat

Steven Sukamto • April 25, 2017

Jasarenovasi.net – Bila Anda menginginkan tinggal di area yang tak jauh dari pusat kota, namun harga rumah masih terjangkau, Anda pun memutuskan tinggal di rumah mungil di dalam gang sempit. Resikonya adalah gangguan kesehatan.

Gang sempit ini biasanya sangat padat penduduk, sehingga kondisi lingkungannya ramai. Tak heran jika ada beberapa area yang tidak terjaga kebersihannya, seperti banyak sampah atau air selokan yang tergenang.

Namun bukan berarti tinggal di area sempit membuat Anda tak bisa menata rumah dengan baik. Ada cara mudahnya agar rumah tetap nyaman dan lingkungan tetap sehat.

 

Usahakan memiliki halaman

Rumah di dalam gang bukan berarti sangat sempit dan seluruh lahan digunakan sebagai tempat tingal. Usahakan Anda tetap mempunyai halaman di depan atau teras rumah Anda.

Area halaman tak hanya berguna sebagai tempat penampungan air tanah saat hujan, tapi juga memberikan sumber oksigen yang segar. Tambahkan sedikit halaman di bagian samping atau belakang untuk memperlancar sirkulasi udara.

 

Bersihkan selokan di depan rumah Anda

Biasanya penyebab aroma tak sedap di lingkungan sempit adalah selokan yang mampat atau penuh sampah. Bersihkan area selokan setiap minggu agar air sisa pembuangan dapat mengalir dengan lancar.

Ajak tetangga Anda untuk selalu membersihkan selokan setiap minggu agar kondisi permukiman tetap sehat.

 

Konsep ruangan terbuka

Mengingat rumah di dalam gang tak terlalu besar, aturlah interior ruangan dengan konsep terbuka. Maksudnya tak perlu ada dinding penghalang antara ruang keluarga, ruang makan, dan dapur. Anda pun akan dengan mudah mengawasi anak yang sedang bermain saat asyik memasak, kan.

 

Buatlah area terang

Maksudnya ada jendela di samping rumah yang menghadap halaman samping, atau gunakan plafon transparan agar sinar matahari dapat masuk ke dalam ruangan. Tujuannya, agar tidak ada ruangan yang lembap atau gelap karena ruangan yang gelap akan mengundang nyamuk atau kecoa lebih banyak.

 

Halaman di atap rumah

Jika tidak memungkinkan dibangun area hijau yang luas di teras atau belakang rumah, buatlah area hijau di atap rumah. Jika dak di atas memungkinkan untuk tidak hanya digunakan sebagai lokasi menjemur pakaian, tambahkan tanaman di dalam pot dan kursi santai agar Anda bisa menikmati waktu luang di rooftop buatan ini.

 

Hindari cat dinding gelap

Usahakan agar cat dinding yang digunakan adalah warna-warna yang menenangkan namun tetap terang, misalnya hijau sangat muda atau warna-warna pastel. Jangan gunakan warna solid seperti hijau tua, biru tua, atau marun karena membuat ruangan menjadi terasa sempit dan gelap.

 

Keterangan lebih lengkap hubungi tim Excel Group

SMS/Call/WA/Line:

0838.888.0910 (Steven Sukamto)

0818.818.720 (Alternatif)

PIN 5D949B9A

Email: jasarenovasinet@gmail.com / steven.sukamto@yahoo.com

* jika kami belum menjawab telepon, mohon berkenan via SMS/WA dulu

Tetap Sehat Bermukim di Unit Apartemen Mungil

Sehat Bermukim di Unit Apartemen Mungil

Steven Chandra • April 21, 2017

Jasarenovasi.net – Hunian vertikal belakangan ini semakin digandrungi oleh kaum urban. Ke depan akan semakin banyak penduduk kota yang akan memilih tinggal di partemen. Apalagi pemerintah juga gencar mencanangkan apartemen bersubsidi untuk masyarakat menengah ke bawah.

Luas apartemen mungkin tak seluas rumah pada umumnya. Namun bukan berarti membuat Anda tak nyaman tinggal.

Tak jarang, ruang sempit diidentikkan dengan sumber penyakit. Namun, keterbatasan ruang di apartemen tak lantas membuat Anda tidak sehat. Anda tetap bisa, kok, menciptakan apartemen yang nyaman huni tanpa mengesampingkan faktor kesehatan. Ikuti triknya.

 

Jendela besar untuk Sirkulasi Udara

Ruang apartemen umumnya memiliki jendela di salah satu sudut ruang untuk ventilasi udara. Buatlah jendela yang dapat dibuka dengan ukuran besar, meski ruang apartemen menggunakan pendingin ruang.

Jendela merupakan elemen yang wajib ada pada ruang kecil agar sirkulasi udara tetap baik dan ruang tidak lembap. Buka jendela di waktu udara terasa sejuk saat pagi atau sore hari. Jika sirkulasi udara baik, sistem pernafasan kita pun akan baik.

 

Gunakan Tanaman

Tanaman akan membuat udara dalam ruang terasa lebih segar, sekaligus membantu memperbaiki sirkulasi udara. Jemur tanaman pada siang hari di dekat jendela, dan keluarkan saat malam hari.

Konsekuensinya, Anda harus rajin merawat dan memperhatikan kondisi tanaman. Sebaiknya pilih tanaman juga tanaman yang tidak agresif pertumbuhannya sehingga mudah dirawat.

 

Penataan Cahaya

Pencahayaan merupakan elemen penting pada ruang kecil. Ruang kecil dengan cahaya redup akan terasa pengap. Untuk membuat ruang lebih terang, Anda bisa bermain cahaya dengan memanfaatkan jendela kaca besar dan pintu kaca ke luar balkon apartemen (jika ada).

Biarkan jendela dan pintu kaca terbuka tanpa tirai sehingga cahaya matahari dapat masuk lagsung ke dalam ruang. Untuk pencahayaan malam hari, Anda dapat membuat lampu-lampu tersembunyi di langit-langit atau dinding ruang apartemen.

 

Pemilihan Furnitur

Unuk melengkapi apartemen mungil Anda, pilih perabot dengan desain simpel dan tegas. Hindari perabot dengan banyak ukiran. Perabot berukir rentan debu dan lebih sulit dibersihkan.

Debu yang menempel lama kelamaan akan menumpuk dan dapat menjadi sumber penyakit seperti flu, batu, sesak nafas, dan sebagainya. Virus akan lebih mudah menjangkit pada ruang yang kecil.

 

Sediakan Media Penyimpanan

Pastikan Anda memiliki ruang penyimpanan untuk berbagai barang kebutuhan. Letakan di satu sudut ruang sehingga apartemen mungil Anda tidak terlihat berantakan meski memiliki banyak barang. Ruang yang rapi akan memberikan energi positif terhadap penghuninya sehingga menjaga tubuh dan pikiran tetap sehat.

Keterbatasan lahan membuat pengembang kian giat membangun apartemen. Luas ruangan mungkin tidak sebesar rumah tapak, namun lokasinya yang di tengah kota membuat Anda tak perlu membuang waktu di jalan saat berangkat atau pulang kerja.

 

Keterangan lebih lengkap hubungi tim Excel Group

SMS/Call/WA/Line:

0838.888.0910 (Steven Sukamto)

0818.818.720 (Alternatif)

PIN 5D949B9A

Email: jasarenovasinet@gmail.com / steven.sukamto@yahoo.com

* jika kami belum menjawab telepon, mohon berkenan via SMS/WA dulu

Inspirasi Teknik Mewarnai Dinding Rumah Agar Lebih Berseni

6 Inspirasi Teknik Mewarnai Dinding Rumah Agar Lebih Berseni

Steven Sukamto• April 20, 2017

Jasarenovasi.net – Anda bisa saja menambahkan hiasan pada dinding seperti lukisan dan karya seni lain agar dinding rumah Anda tidak terlihat membosankan. Namun terlalu banyak dekorasi yang digantung pada dinding juga bikin rumah terlihat tidak elok di pandang. Dinding jadi tampak penuh dan jika penempatannya kurang tepat bisa jadi malah bikin rumah terkesan jadi berantakan.

Ada cara lain yang bisa Anda coba agar dinding rumah Anda terlihat lebih berwarna. Ya, dengan teknik mengecat yang kreatif Anda bisa membuat tampilan dinding rumah Anda jadi nampak indah dan berseni.

Simak beberapa inspirasi teknik mengecat berikut yang bisa Anda aplikasikan untuk dinding rumah Anda.

 

Dinding Ombre

 

Sebelum mulai mengecat, batasi area pengecatan masing-masing warna dengan kertas selotip.

Gaya ombre atau gradasi warna selain digunakan untuk mengecat rambut ternyata juga bisa diaplikasikan pada dinding rumah Anda. Anda pun bisa melakukannya sendiri dengan menyiapkan paling tidak 3-4 warna cat yang bergradasi dari terang ke gelap atau sebaliknya.

Sebelum mulai mengecat, batasi area pengecatan masing-masing warna dengan kertas selotip.

 

Dinding dengan Bentuk Geometri

 

Anda pun bisa mengaplikasikan teknik ini di rumah dengan menggunakan spidol cat.

Bentuk geometri di dinding memang sedang menjadi tren sebagai bagian dari dekorasi interior. Anda pun bisa mengaplikasikan teknik ini di rumah dengan menggunakan spidol cat.

Gunting pola geometri yang diinginkan menggunakan kardus kemudian mulai gambar dinding menggunakan spidol. (Image: Abeautifulmess.com)

Pilih warna yang sesuai dengan cat dinding, misal cat dinding rumah Anda berwarna abu-abu pilih spidol cat berwarna putih. Gunting pola geometri yang diinginkan menggunakan kardus kemudian mulai gambar dinding menggunakan spidol.

 

Mural Pada Dinding

 

Anda hanya perlu menyiapkan 3 warna cat untuk menampilkan gradasi satu sama lain dan cat dinding dengan arah gelombang hingga menyerupai hamparan grup.

Membuat mural memang tidak mudah jika dilakukan sendiri. Dan pada umumnya orang akan membutuhkan bantuan dari seseorang yang sudah cukup ahli.

Untuk mudahnya, buat mural dengan pola sederhana seperti gambar gunung. Anda hanya perlu menyiapkan 3 warna cat untuk menampilkan gradasi satu sama lain dan cat dinding dengan arah gelombang hingga menyerupai hamparan grup.

 

Hias Dinding dengan Tetesan Cat

 

Tidak usah isi pompa terlalu banyak karena akan merembes hingga ke lantai, cukup isi kurang lebih 3-5ml untuk setiap pengecetan.

Salah satu cara lain yang cukup seru dilakukan untuk menghias dinding rumah adalah dengan membuat tetesan cat. Anda akan membutuhkan beragam warna cat untuk melakukannya dan juga siapkan beberapa pompa jarum suntik sesuai dengan banyaknya cat.

Tidak usah isi pompa terlalu banyak karena akan merembes hingga ke lantai, cukup isi kurang lebih 3-5ml untuk setiap pengecetan. Gunakan tangga untuk membantu Anda dan mulai teteskan cat dari dinding paling atas.

 

Dinding dengan Desain Seni Modern

 

Setelah di tutup, cat bagian dalam bentuk geometri dengan warna yang berbeda-beda. Tunggu hingga cat mengering, kemudian lepaskan selotip.

Cara berikut bisa Anda kerjakan bersama anak-anak karena cukup mudah. Tempelkan beberapa selotip khusus pada salah satu dinding kamar hingga membentuk desain sebuah geometri. Setelah di tutup, cat bagian dalam bentuk geometri dengan warna yang berbeda-beda. Tunggu hingga cat mengering, kemudian lepaskan selotip.

 

Membuat Motif Chevron

 

Anda bisa mengombinasikan beberapa warna, namun jika ingin menunjukkan kontras gunakan hanya warna hitam dan putih.

Motif Chevron atau zig-zag dalam sebuah desain cukup digemari saat ini karena terlihat trendi. Anda bisa mengecat dinding rumah dengan cara ini, namun tidak perlu melakukannya untuk seluruh ruangan. Cukup pilih satu dinding untuk memberikan kesan dramatis. Anda bisa mengombinasikan beberapa warna, namun jika ingin menunjukkan kontras gunakan hanya warna hitam dan putih.

 

Keterangan lebih lengkap hubungi tim Excel Group

SMS/Call/WA/Line:

0838.888.0910 (Steven Sukamto)

0818.818.720 (Alternatif)

PIN 5D949B9A

Email: jasarenovasinet@gmail.com / steven.sukamto@yahoo.com

* jika kami belum menjawab telepon, mohon berkenan via SMS/WA dulu

 

 

BPHTB Bisa Diurus Secara Online

Sekarang, BPHTB Bisa Diurus Secara Online

Steven Sukamto • April 18, 2017

Jasarenovasi.net – Salah satu yang membuat kening kita berkerut saat membeli rumah adalah jenis pajak yang dikenakan. Tak semua orang mengenal jenis-jenis pajak tersebut. Besarnya pajak tergantung dari jenis, nilai, luas, dan lokasi properti.

Untuk mempermudah wajib pajak memenuhi kewajiban pajaknya, Pemerintah terus melakukan inovasi, salah satunya adalah dengan memanfaatkan sistem online. Yuk, kenali pajak-pajak properti lebih lanjut:

 

Pajak Bumi dan Bangunan

PBB dipungut setiap tahunnya dan dikenakan kepada semua pemilik properti. Besarnya 0,5 persen dari nilai jual kena pajak.

 

Bea Perolehan Hal Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB)

BPHTB dikenakan untuk semua transaksi properti, yang dibeli dari perorangan maupun developer, dan besarnya lima persen dari nilai transaksi setelah dikurangi NJOPTKP (nilai jual objek pajak tidak kena pajak). NJOPTKP berbeda di setiap daerah.

 

Cara perhitungan BPHTB adalah sebagai berikut

Jika Anda membeli rumah dengan luas tanah 200 meter persegi dan luas bangunan 100 meter persegi. Berdasarkan NJOPTKP harga tanah Rp1 juta dan nilai bangunan Rp800 ribu per meter persegi.

* Harga Tanah: 200m2 x Rp1.000.000          =    Rp 200.000.000

* Harga Bangunan: 100m2 x Rp 800.000     =  Rp 80.000.000

* Jumlah Harga Pembelian Rumah:            =    Rp280.000.000

* Nilai Tidak Kena Pajak *)                         =    Rp 80.000.000 –

* Nilai untuk penghitungan BPHTB           =    Rp200.000.000

* BPHTB yang harus dibayar

5% x Rp 200.000.000                     =    Rp10.000.000

Cara lainnya agar Anda tidak repot menghitung BPHTB,  Anda bisa menginstall aplikasi kalkulator BPHTP dismartphone. Termasuk BPHTB untuk menghitung rumah dari warisan dan hibah.

Namun, jangan bayangkan Anda harus report mengurus PBB dan BPHTB ke kantor pajak. BPHTB dan PBB dapat dibayarkan secara online. Hal ini akan mencegah wajib pajak memanipulasi harga tanah agar tidak dikenakan BPHTB atau agar pajaknya lebih ringan.

Beberapa kota ada yang sudah menyediakan e-BPHTB, seperti Bogor, Depok, Cirebon, Bandung, Pekanbaru, Batam, bahkan hingga kota yang lebih kecil seperti Wonosobo, Tegal, Bayuwangi, dan lainnya. Langkah pertama, Anda bisa mengunduh aplikasinya atau lihat di website aplikasi pemda.

Setelah itu pilih menu SSDP-BPTB untuk melihat hasil rekaman BPHTB yang pernah dilakukan, misalnya untuk mengetahui statusnya sudah lunas atau belum.

Berikutnya Anda akan diminta memasukkan data wajib pajak dan objek pajak baru untuk menentukan besarnya pajak BPHTB. Besarnya BPHTB ini tidak dapat dimanipulasi, karena langsung terintegrasi dengan data PBB.

 

Bea Balik Nama

Pajak ini dikenakan untuk proses biaya balik nama sertifikat dari penjual kepada pembeli. Jika Anda membeli rumah melalui developer, bea ini akan diurus oleh developer, dan Anda tinggal membayarnya.

Sementara jika Anda membeli rumah dari perorangan, bea ini diurus oleh Anda sendiri. Besarnya bea berbeda di setiap daerah, biasanya sekitar 2% dari nilai transaksi.

 

Pajak Pertambahan Nilai

Pajak ini dikenakan saat Anda membeli rumah baru, baik dari perorangan maupun dari developer. Besarnya 10 persen dari nilai transaksi. Namun, properti yang dikenakan PPn nilainya cenderung di atas Rp36 juta.

 

Keterangan lebih lengkap hubungi tim Excel Group

SMS/Call/WA/Line:

0838.888.0910 (Steven Sukamto)

0818.818.720 (Alternatif)

PIN 5D949B9A

Email: jasarenovasinet@gmail.com / steven.sukamto@yahoo.com

* jika kami belum menjawab telepon, mohon berkenan via SMS/WA dulu

Ingin Gunakan Bata Ekspos? Ini Kekurangannya

Kekurangan bata ekspos

Steven Sukamto • April 13, 2017

Jasarenovasi.net – Bata ekspos sedang menjadi tren untuk dekorasi interior. Penggunaan bata ekspos membuat ruangan menjadi lebih berkarakter dan tidak monoton. Bata ekspos cocok digunakan pada rumah dengan gaya industrial, rustic, maupun skandinavia.

Namun, di samping segala daya tariknya, bata ekspos juga memiliki sejumlah kekurangan, atau paling tidak, ada hal-hal yang harus Anda pertimbangkan sebelum memasangnya di rumah.

 

Jadi masa lalu

Layaknya dunia fashion, interior rumah pun ada trennya. Jika tren itu sudah lewat, tentunya Anda sendiri juga tak lagi sesemangat dulu saat melihatnya. Bisa saja gaya industrial tak lagi tren tahun depan, sementara Anda termasuk orang yang senang mengikuti perkembangan tren.

 

Tak bisa full color

Bata ekspos biasanya kurang dapat divariasikan dekorasinya selain permainan warna. Jika ingin menampilkan suasana country, bata bisa dicat menggunakan warna putih. Namun jika ingin menampilkan kesan industrial, bata bisa dicat menggunakan warna merah.

Selain itu, bila ingin menunjukkan suasana homey dan alami, bata dicat dengan menggunakan warna bata sesungguhnya. Namun, Anda tak bisa mengubah warnanya sesuka Anda mengubah warna cat dinding.

 

Perhatikan aksesorinya

Aksesori atau hiasan dinding yang ingin Anda pajang di dinding bata ekspos tentu tak sebanyak aksesori yang bisa Anda gunakan untuk dinding biasa. Anda harus menyesuaikannya dengan dekorasi rumah sekaligus warna dinding bata.

Satu hal yang harus diperhatikan, karena karakternya yang sudah ‘ramai’, dekorasi dinding ataupun rumah sebaiknya dipilih yang lebih simple dan minimalis. Dekorasi yang terlalu ramai akan membuat rumah terasa sesak.

Konsultasikan dahulu kepada desainer interior agar perbedaan aksesorinya tidak membuat suasana ruangan malah menjadi berantakan.

 

Mudah lembap

Akibat iklim tropis dan tingginya kelembapan udara, dinding yang menggunakan bata ekspos akan mudah lembap dan berjamur. Jika dibiarkan, jamurnya akan cepat menyebar dan merusak warna alaminya serta menimbulkan bau tak sedap.

Untuk mengatasinya, Anda bisa tambahkan coating. Selain melindungi bata, coating akan membuat warna bata lebih cerah, mengilap, dan tak menimbulkan jamur.

 

Waktu pemasangan yang lebih lama

Karena terekspos, jika pemasangannya tidak rapi, batu bata ekspos akan terlihat dan merusak dekorasi di ruangan tersebut.

Untuk itu, jika Anda memang menginginkan rumah yang dapat ditempati dengan cepat, sebaiknya Anda tidak menggunakan dinding bata ekspos karena membutuhkan ketelitian saat finishing-nya.

Bata ekspos tak harus diaplikasikan pada seluruh ruangan. Anda bisa mengaplikasikannya pada satu sisi dinding saja, untuk menjadi focal point. Biasanya, bata ekspos digunakan di dinding ruang tengah menghadap sofa.

Penggunaan bata ekspos sebagian cocok diaplikasikan pada rumah atau apartemen berukuran kecil dengan ruang tengah yang menjadi satu dengan ruang makan atau dapur. Bata ekspos akan menjadi aksen untuk mengurangi kesan monoton, sekaligus menghadirkan kesan pemisah antara ruang tamu/ruang keluarga dengan ruang makan atau dapur.

 

Keterangan lebih lengkap hubungi tim Excel Group

SMS/Call/WA/Line:

0838.888.0910 (Steven Sukamto)

0818.818.720 (Alternatif)

PIN 5D949B9A

Email: jasarenovasinet@gmail.com / steven.sukamto@yahoo.com

* jika kami belum menjawab telepon, mohon berkenan via SMS/WA dulu

Yuk, Kenali Ragam Bata Ekspos dan Karakternya!

Ragam Bata Ekspos dan Karakternya!

Steven Sukamto • April 12, 2017

Jasarenovasi.net – Desain batu bata ekspos tengah digandrungi dalam desain interior. Penggunaan desain ini sering digunakan untuk menciptakan hunian dengan nuansa natural.

Material utama bata ekspos berupa tanah liat dapat menghadirkan nuansa alami dan eksotis jika diterapkan dengan susunan yang benar dan rapi.

Konsep batu bata ekspos yakni penyusunan batu bata untuk dinding secara polos atau tanpa plester. Dengan begitu karakter, tekstur, warna, dan bentuk dari batu bata tersebut akan terekspos dan terlihat menonjol dalam ruangan.

Bata ekspos cocok diterapkan pada hunian yang mengusung konsep industrial, rustic, hingga skandinavian.

Sebelum membuat hunian atau desain interior dengan bata ekspos, ada baiknya Anda mengenal lebih dulu jenis-jenis bata ekspos yang biasa digunakan. Ada beberapa macam jenis yang biasa digunakan untuk desain bata ekspos.

Umumnya, bata ekspos menggunakan jenis bata hias. Bata hias dibuat dengan mesin pres yang menghasilkan ukuran seragam serta lebih presisi. Dibandingkan dengan bata biasa, tekstur bata hias lebih halus dan jauh lebih padat dengan pori-pori relatif lebih kecil, juga lebih kuat.

Semakin baik kualitasnya, semakin tinggi harganya. Berikut beberapa jenis bata ekspos untuk pilihan Anda.

 

Bata Terakota

 

Bata terakota paling terlihat artifisial atau tidak natural, tetapi sekaligus memberikan kesan clean, ringan, dan simple.

Bata terakota memiliki desain yang sangat klasik. Bata terakota memiliki tekstur yang paling halus dengan bentuk yang sangat presisi. Tak heran kalau jenis bata ini merupakan yang paling mahal di antara jenis bata lain.

Satu bata terakota dapat dijual dengan harga lebih dari Rp 3.000. Bata terakota juga memiliki tingkat warna merah yang lebih terang sehingga terlihat lebih elegan. Namun ada juga jenis bata terakota yang dibuat dengan warna natural.

Banyak orang memilih bata terakota karena mudah dalam finishing. Bata terakota juga cenderung lebih awet dan tahan lama. Banyak digunakan untuk desain resto, kafe, atau hunian dengan tema unik dan klasik.

 

Bata Tanah Liat Belang

Bata berwarna belang menghadirkan nuansa tradisional dan lawas nan eksentrik.

Jenis bata ini merupakan jenis bata hias yang dibuat menggunakan tanah liat padat. Teksturnya halus. Uniknya jenis bata ini memiliki tingkat warna yang tidak seragam.

Cirinya beberapa terdapat warna kehitaman hasil dari proses pembakaran sehingga saat disusun menampilkan kesan klasik yang lebih kental.

Jika Anda ingin membuat kesan klasik pada hunian, jenis bata ini yang paling cocok digunakan. Bata tanah liat belang cocok digunakan untuk hunian maupun resto atau kafe.

 

Bata KWD

Bata KWD untuk opsi yang lebih ekonomis.

Jenis bata KWD merupakan bata hias yang terlaris. Bata KWD terbuat dari tanah liat semi padat, namun tetap memperlihatkan serat-serat dari bata itu sendiri sehingga menonjolkan tekstur bata yang lebih jelas.

Jika diperhatikan, pori-pori pada bata KWD tidak sehalus jenis terakota atau tanah liat belang. Jenis bata ini relatif lebih murah dan ekonomis, namun tidak mengurangi kesan elegan dari bata tersebut.

Tak heran jika jenis bata ini banyak digunakan untuk kafe, resto, dan perkantoran. Untuk memberikan nuansa berbeda, Anda dapat mengecatnya dengan warna putih.

 

Keterangan lebih lengkap hubungi tim Excel Group

SMS/Call/WA/Line:

0838.888.0910 (Steven Sukamto)

0818.818.720 (Alternatif)

PIN 5D949B9A

Email: jasarenovasinet@gmail.com / steven.sukamto@yahoo.com

* jika kami belum menjawab telepon, mohon berkenan via SMS/WA dulu

Cerdik Cegah Serbuan Nyamuk di Rumah

Cegah Serbuan Nyamuk di Rumah

Steven Chandra • April 10, 2017

 

Jasarenovasi.net – Siapa bilang nyamuk hanya muncul di musim hujan? Saat musim kemarau pun kita akan tetap menjadi santapannya. Bahkan saat musim kemarau ini, nyamuk semakin beringas memangsa kita menjadi sumber makanannya.

Air yang menjadi santapan nyamuk jantan (yap, tadinya hanya nyamuk betina yang mengisap darah untuk menetaskan telurnya), di musim kemarau menjadi berkurang. Akibat kurangnya air, nyamuk jantan pun ikut-ikutan mencari ‘mangsa’ yaitu darah kita.

Kondisi ini tentu tidak nyaman. Agar nyamuk tidak seenaknya berkumpul di dalam rumah Anda dan menyerang keluarga, lakukan tips berikut.

 

Babat tanaman lebat

Tanaman yang sudah sangat lebat daunnya akan menjadi semak-semak yang nyaman bagi nyamuk untuk dijadikan rumah. Pangkaslah tanaman yang sudah sangat rimbun sehingga memungkinkan sinar matahari menerangi halaman Anda. Melihat area yang terang, nyamuk akan enggan bersarang.

 

Buka jendela

Jangan biarkan ruangan di rumah menjadi gelap karena nyamuk sangat menyukainya. Bukalah tirai hingga seluruh ruangan di dalam rumah menjadi terang dan tidak lembap. Hindari menggunakan tirai berwarna gelap agar tidak menjadi tempat persembunyian nyamuk.

 

Jangan menyimpan barang di kolong meja

Saat siang, nyamuk cenderung bersarang di area gelap seperti kolong meja. Jika Anda menambahkan barang di area kolong, nyamuk pun akan semakin leluasa bersarang di sana karena tumpukan barang menghalangi sinar matahari menyinari area kolong. Sebaiknya simpannya barang-barang di dalam lemari dan tutup rapat.

 

Perbaiki sirkulasi

Tambahkan angin buatan agar suasana di dalam ruangan rumah menjadi sejuk. Pasalnya, nyamuk menyukai area yang lembap dan beraroma keringat, jadi sebisa mungkin ciptakan ruangan yang sejuk. Tambahkan kipas angin agar membantu penguapan keringat di tubuh Anda.

 

Siapkan aroma terapi

Ada beberapa aroma yang tidak disukai nyamuk, seperti lavender, jeruk, dan rosemary. Nyalakan dupa, aroma terapi, atau minyak esensial yang tak hanya mengusir nyamuk tapi juga membuat ruangan lebih harum. Tambahkan lampu ruangan berwarna kuning, karena warna ini juga tak disukai nyamuk.

 

Keterangan lebih lengkap hubungi tim Excel Group

SMS/Call/WA/Line:

0838.888.0910 (Steven Sukamto)

0818.818.720 (Alternatif)

PIN 5D949B9A

Email: jasarenovasinet@gmail.com / steven.sukamto@yahoo.com

* jika kami belum menjawab telepon, mohon berkenan via SMS/WA dulu

Rumah Kecil yang Aman untuk Anak

Menata Rumah Kecil yang Aman untuk Anak

Steven Chandra • April 7, 2017

Jasarenovasi.net – Keterbatasan lahan dan makin meningkatnya harga rumah membuat Anda membuang keinginan memiliki rumah besar. Rumah mungil asal ditata secara nyaman, tentunya dapat membuat Anda betah.

Namun, jika Anda memiliki anak, mendekorasi ruangan di rumah mungil butuh upaya yang besar. Pasalnya, Anda tak boleh membuat area mainnya menjadi sempit agar kreativitasnya tetap berkembang.

 

Pilih perabotan yang sesuai

Cek kembali kebiasaan Anda di rumah. Jika memang Anda bukan tipe yang senang menyimpan bahan makanan yang sangat banyak, tak perlu, kan, membeli kulkas dua pintu yang sangat besar.

Ingat, kulkas besar pun memakan biaya listrik yang lebih besar dibandingkan kulkas mungil. Selain itu, bila Anda dan anak lebih senang menghabiskan waktu dengan duduk di lantai, lebih baik jika menggunakan sofa kecil dan gunakan bujet sisanya untuk karpet yang nyaman.

 

Tanam rumput

Mengingat adanya anak kecil di rumah, sebaiknya jangan terlalu banyak menyimpan tanaman dalam pot. Jika memang Anda sangat menyukai tanaman, pot gantung bisa menjadi pilihan.

Pasalnya, pot berisiko tertabrak anak atau anak akan mencabut tanaman yang ada di dalam pot. Selain itu, biarkan halaman tertutup rumput—bisa menggunakan rumput gajah mini atau rumput jarum—agar anak tetap dapat bermain dengan nyaman di halaman dan tak langsung terluka saat terjatuh.

 

Gunakan konsep rumah terbuka

Jika rumah sudah sempit, sebaiknya gunakan konsep rumah terbuka tanpa ada sekat—biarpun itu dapur.

Tujuannya, agar Anda dapat melihat semua kegiatan yang sedang dilakukan anak, meski Anda sibuk memasak atau sedang membersihkan rumah. Konsep rumah terbuka juga membuat rumah seakan lebih luas.

 

Minimalkan barang

Anak selalu suka berlarian, termasuk di dalam rumah. Untuk itu pastikan area di ruang keluarga, dapur, dan ruang makan tidak terlalu banyak barang dan tetap lapang.

Untuk sementara, gunakan kamar Anda dahulu sebagai ruang kerja, sehingga Anda tak perlu membuat meja makan berantakan dengan berkas kerja Anda—yang berisiko diambil anak.

 

Perhatikan tangga

Agar rumah menjadi lebih luas, biasanya rumah akan dibangun ke atas. Tapi, pastikan tangganya tetap ramah anak, yaitu setiap anak tangga tidak terlalu tinggi, dan ada pegangan tangga untuk mencegah anak terjatuh ke samping saat menggunakannya.

Satu hal yang perlu diperhatikan, terutama bagi keluarga baru dengan anak yang masih usia pertumbuhan, yang tidak menggunakan jasa asisten rumah tangga, ada baiknya membeli rumah berukuran kecil.

Hal ini agar Anda tidak membuang waktu terlalu banyak mengurus pekerjaan rumah dan kewalahan mengurus anak.

 

Keterangan lebih lengkap hubungi tim Excel Group

SMS/Call/WA/Line:

0838.888.0910 (Steven Sukamto)

0818.818.720 (Alternatif)

PIN 5D949B9A

Email: jasarenovasinet@gmail.com / steven.sukamto@yahoo.com

* jika kami belum menjawab telepon, mohon berkenan via SMS/WA dulu

Tips Membuat Langit-langit Tampak Lebih Tinggi

9 Tips Membuat Langit-langit Tampak Lebih Tinggi

Steven Chandra• April 5, 2017

Jasarenovasi.net – Langit-langit rumah yang rendah memang memiliki banyak kekurangan. Selain membuat hawa di dalam ruangan lebih gerah, ruangan juga terasa lebih sempit.

Untuk membuat ruangan terasa lebih tinggi dan lapang, ada sembilan trik yang dapat Anda lakukan di rumah:

Cat langit-langit dengan warna putih

Warna putih di langit-langit memantulkan cahaya sehingga menciptakan efek tinggi dan luas.

 

Warna yang lebih cerah

Putih tidak selalu jadi warna ideal buat setiap ruangan. Jangan selalu memakai warna putih jika Anda bisamemilih warna lain. Pilihlah warna-warna sejuk, terutama warna pastel. Hal terpenting adalah warna langit-langit yang dipilih harus lebih cerah dari warna dinding.

 

Gunakan garis vertikal 

Membuat langit-langit terasa lebih tinggi dapat dilakukan dengan garis-garis vertikal di dinding—baik dengan mengecat dinding atau memasang wallpaper bergaris.

 

Hindari aksesori di langit-langit 

Langit-langit yang rendah sebaiknya dibuat polos. Pemakaian banyak aksesori—seperti kipas atau lampu—akan membuat langit-langit terasa lebih dekat.

 

Pencahayaan

Sebaiknya pencahayaan ruangan diletakkan di dinding, bukan di langit-langit. Hindari penggunaan lampu sorot, karena distribusi cahayanya tidak merata dan membuat langit-langit tampak lebih rendah.

 

Gorden panjang

Gantunglah tirai panjang setinggi mungkin, jika mungkin dari langit-langit hingga lantai. Hal ini akan menciptakan efek tinggi pada dinding.

 

Menggantung lukisan lebih tinggi 

Ini trik tipuan mata yang dapat memberikan kesan dinding lebih tinggi. Sebaiknya gantung bingkai foto ataulukisan lebih tinggi dari pandangan horisontal mata.

 

Gunakan cermin besar

Tutup sebagian besar dinding dengan cermin besar. Selain membuat ruangan terasa lebih luas, efek cermin akan membuat langit-langit tampak lebih tinggi.

 

Cat dinding dengan gradasi warna

Dinding bisa dicat dengan teknik “faux finish”. Buat bagian bawah dinding lebih gelap dari bagian atas. Gradasi warna ini akan menciptakan efek visual lebih luas.

 

Keterangan lebih lengkap hubungi tim Excel Group

SMS/Call/WA/Line:

0838.888.0910 (Steven Sukamto)

0818.818.720 (Alternatif)

PIN 5D949B9A

Email: jasarenovasinet@gmail.com / steven.sukamto@yahoo.com

* jika kami belum menjawab telepon, mohon berkenan via SMS/WA dulu

Ciptakan Ruang Makan Bergaya Industrial

Tips Ciptakan Ruang Makan Bergaya Industrial

Steven Chandra• April 4, 2017

Jasarenovasi.net – Gaya desain interior industrial tengah diminati. Gaya industrial awalnya muncul dan populer di Eropa karena banyaknya bangunan bekas pabrik yang tak digunakan. Kemudian bangunan-bangunan tersebut direnovasi kembali tanpa menghilangkan karkter asli bangunan agar layak huni.

Kini, gaya desain industrial menjadi salah satu yang populer diterapkan pada hunian modern. Bahkan, banyak pula restoran atau gedung perkantoran yang menerapkan desain industrial.

Gaya industrial memang terkesan maskulin, karena menonjolkan tekstur-tekstur keras, dan umumnya didominasi warna monokrom atau gelap. Jika Anda tertarik untuk memberikan sentuhan gaya industrial pada hunian, ruang makan bisa menjadi alternatif yang dapat dipilih.

Berikut beberpa tips yang bisa Anda lakukan untuk mengubah ruang makan di rumah menjadi bergaya industrial.

 

Sentuhan Bata Ekspos atau Beton

Gunakan desain batu bata ekspos atau beton pada bagian dinding. Batu bata ekspos atau material beton umum digunakan untuk bangunan-bangunan pabrik tua. Sifatnya kuat dan tahan lama.

Biasanya bagian ini dibiarkan tanpa finishing sehingga menambah kuat kesan industrial yang ingin ditampilkan. Material beton juga dapat diimplementasikan untuk lantai.

Bata ekspos seolah jadi syarat utama gaya industrial.

 

Meja Makan Kayu

Pilih meja makan berbahan kayu. Anda bisa memilih meja dengan kayu seluruhnya atau meja kayu dengan kaki besi untuk menonjolkan kesan industrial.

Anda bisa memilih jenis kayu keras, seperti kayu mahoni, oak, jati, magnolia, cherry, maple, atau walnut.

Meja makan kayu, terutama tanpa finishing, memperkental nuansa industrial.

 

Kursi Vintage

Anda bisa melengkapi area meja makan dengan kursi bergaya vintage. Anda bisa memilih material seperti besi atau kayu atau kombinasi keduanya.

Jika ingin memunculkan tampilan industrial yang lebih modern Anda dapat memilih bentuk kursi modern dengan kaki besi yang banyak dijual di toko furnitur. Pilih warna kursi sesuai dengan tema ruang.

Ornamen besi juga menjadi syarat wajib untuk desain interior industrial.

 

Lampu Gantung

Gaya industrial umumnya juga mengekspos lampu-lampu gantung. Yang Anda perlukan bukan lampu gantung biasa, melainkan lampu gantung ala industri. Biasanya berupa lampu bohlam yang digantung dengan kabel panjang mendekati meja.

Pilih bohlam dengan bentuk vintage, saat ini sudah banyak dijual bentuk bohlam unik. Biarkan bohlam-bohlam tanpa kap lampu. Anda boleh menggantug lebih dari satu bohlam untuk pencahayaan di ruang makan ini.

Gunakan lampu gantung dengan desain yang simple serta kabel yang menjuntai.

 

Elemen tambahan

Untuk menambah kesan industrial, Anda bisa menambahkan beberapa ornamen, seperti barang-barang daur ulang di sekitar ruang makan.

Dapat juga menghias ruang dengan elemen-elemen industrial seperti pipa-pipa besi pada bagian langit-langit atau pada bagian dinding. Dapat juga menambahkan rak penyimpanan bermaterial kayu di area ruang makan.

Barang-barang dengan look daur ulang, seperti box dan pipa besi bekas akan menyempurnakan gaya industrial di ruang makan.

Yang menarik dari desain industrial ini adalah fokusnya pada material, sementara bentuk perabotannya relatif simple, membuat desain ini bisa diterapkan di rumah berukuran kecil sekalipun.

 

Keterangan lebih lengkap hubungi tim Excel Group

SMS/Call/WA/Line:

0838.888.0910 (Steven Sukamto)

0818.818.720 (Alternatif)

PIN 5D949B9A

Email: jasarenovasinet@gmail.com / steven.sukamto@yahoo.com

* jika kami belum menjawab telepon, mohon berkenan via SMS/WA dulu