Ini yang Harus Dilakukan Saat Tetangga Merenovasi Rumah

Ini yang Harus Dilakukan Saat Tetangga Merenovasi Rumah

Steven Sukamto • Mei 11, 2017

Jasarenovasi.net – Ketika tetangga depan, sebelah, atau belakang rumah Anda melakukan renovasi rumah, tentunya Anda menjadi tak nyaman. suasana berisik dan debu yang beterbangan membuat rumah Anda ikutan kotor.

Namun, selama aktivitas tersebut dilakukan sesuai aturan yang berlaku, kita juga harus menoleransinya.

Untuk mengurangi ketidaknyamanan yang timbul akibat kegiatan renovasi rumah tetangga sebelah, cobalah melakukan tip ini.

 

Ada waktu tertentu untuk membuka pintu dan jendela

Jika biasanya Anda membiarkan jendela terbuka hingga siang, kali ini durasinya harus diperpendek. Anda bisa membuka jendela dan pintu saat matahari hendak terbit—biasanya suasananya sudah cukup terang, tuh.

Biarkan udara segar masuk ke dalam ruangan di dalam rumah Anda. Namun, usahakan sudah menutupnya kembali saat jam kerja tukang bangunan dimulai.

 

Berikan kawat kasa pada celah jendela

Jangan membiarkan celah pada jendela dibiarkan terbuka tanpa penghalang. Memang, hal ini akan memudahkan udara dari luar untuk masuk ke dalam, namun partikel debu halus akan tetap masuk ke dalam rumah. Tambahkan kawat kasa untuk setiap celah jendela.

 

Lebih sering dibersihkan

Jika tadinya Anda membersihkan rumah sekali sehari, kali ini harus lebih sering untuk membersihkan debu bahan bangunan. Sapu dan pel lantai di pagi dan sore.

Area teras dan belakang rumah pun harus lebih sering mengingat letaknya di luar rumah dan lebih sering terpapar debu. Mintalah bantuan ART (asisten rumah tangga) atau ART infal (yang bisa Anda sewa tenaganya secara harian) untuk mengepel teras rumah setiap hari.

 

Perhatikan tempat menjemur pakaian

Jika memang lokasi depan rumah merupakan area paling banyak terpapar debu bahan bangunan, untuk sementara jangan gunakan area tersebut sebagai tempat menjemur pakaian. Gunakan halaman belakang atau lantai atas sebagai gantinya. Anda tak mau, kan, sudah lelah mencuci tapi pakaian malah kotor akibat debu semen.

 

Selalu bersihkan tangan Anda sebelum masuk kamar

Mengingat jumlah debu lebih banyak dibandingkan hari biasanya, pastikan Anda juga memerhatikan kebersihan tubuh Anda, terutama anak. Pastikan Anda sudah mengganti baju dan membersihkan tangan serta kakinya setelah si kecil bermain di luar ruangan.

Untuk sementara, kamar si kecil juga jangan terlalu sering dibuka jendelanya untuk mencegah masuknya debu.

Renovasi rumah adalah salah satu upaya untuk meremajakan atau mengembangkan hunian. Cara lainnya adalah dengan membeli rumah baru. Saat ini, pengembang tengah gencar menawarkan hunian dengan beragam diskon, bonus, dan tawaran menarik lainnya.

 

Keterangan lebih lengkap hubungi tim Excel Group

SMS/Call/WA/Line:

0838.888.0910 (Steven Sukamto)

0818.818.720 (Alternatif)

PIN 5D949B9A

Email: jasarenovasinet@gmail.com / steven.sukamto@yahoo.com

* jika kami belum menjawab telepon, mohon berkenan via SMS/WA dulu

 

Tips Menata Dapur yang Efisien

Menata Dapur yang Efisien

Steven Sukamto • Mei 9, 2017

Jasarenovasi.net – Dapur merupakan tempat di rumah di mana Anda dapat menyiapkan makanan yang bergizi atau berkreasi dengan resep-resep baru bagi seluruh anggota keluarga. Oleh karena itu penataan peralatan dan perabotan di dapur harus diperhitungkan secara seksama sehingga tak ada lagi ‘drama’ pisau, gunting, atau cetakan kue yang ‘hilang’.

Nah, agar aktivitas Anda di dapur bisa dilakukan dengan efektif, maka berikut adalah tips untuk merapikan dapur yang efisien.

 

Pembagian Area Kerja

Sebaiknya dapur dibagi menjadi 5 area sesuai dengan fungsinya. Area pertama digunakan untuk menyimpan bahan makanan yang dapat dikonsumsi, area kedua sebagai penyimpanan barang non-konsumsi seperti peralatan makan, piring, cangkir, dan lain-lain.

Area ketiga adalah area kebersihan seperti wastafel. Area keempat adalah area persiapan (meja dapur) dan yang terakhir adalah area memasak yaitu kompor dan oven.

 

Menyimpan Peralatan Memasak

Siapkan rak atau lemari khusus untuk menyimpan perlengkapan memasak Anda di dapur. Pastikan letaknya mudah dijangkau, seperti misalnya di lemari bagian bawah. Hal ini akan membuat dapur terlihat rapi dan juga memudahkan Anda dalam menemukan peralatan masak.

Tata peralatan masak berdasarkan fungsi pemakaian atau ukurannya.

 

Mengorganisir Bumbu Masakan

Menyimpan bumbu dapur dan bahan masakan juga dapat mempengaruhi kinerja Anda di dapur. Pastikan semua bumbu disimpan dalam wadah kering dan tertutup, beri label untuk masing-masing wadah dan cantumkan tanggal penyimpanannya.

Letakkan di rak bagian atas kompor agar Anda mudah mengambilnya ketika memasak. Untuk bumbu giling seperti bawang atau cabe giling, simpan di dalam wadah tertutup lalu masukkan ke dalam kulkas agar kualitasnya tetap terjaga dengan baik.

 

Perhatikan Sirkulasi Udara

Dapur Anda perlu memiliki sirkulasi udara serta sinar matahari yang cukup agar dapur tidak lembap sehingga menimbulkan bau yang tidak sedap. Wastafel lebih ditempatkan dekat dengan jendela agar bau sisa makanan setelah mencuci piring pun bisa terbawa keluar.

Dapur yang segar tentunya akan membuat Anda lebih nyaman ketika memasak. Jika dapur berada di ruangan yang tertutup, sediakan exhaust fan di bagian atas dapur.

 

Manfaatkan Ruang Tak Terpakai

Perhatikan dengan seksama ruangan dapur Anda, biasanya ada ruang yang tidak bisa digunakan secara maksimal misalnya rak di bawah wastafel atau di bagian sudut sebuah lemari.

Rak di bawah wastafel bisa Anda gunakan untuk menyimpan peralatan pembersih dapur dan untuk di bagian sudut lemari tambahkan sebuah lazy susan untuk menyimpan bumbu masakan atau saus dan kecap.

 

Selalu Bersihkan Dapur Secara Teratur

Letakkan semua peralatan ke tempatnya semula setiap kali Anda selesai memasak. Selain itu Anda juga tetap perlu membersihkan dapur secara menyeluruh. Gunakan cairan atau bubuk khusus yang efektif untuk membersihkan noda minyak di dapur.

Anda juga bisa menambahkan ekstrak jeruk untuk kesan yang lebih segar. Bersihkan seluruh bagian dapur mulai kompor, meja dapur, dinding porselen, lantai dapur dan bak cuci piring.

 

Keterangan lebih lengkap hubungi tim Excel Group

SMS/Call/WA/Line:

0838.888.0910 (Steven Sukamto)

0818.818.720 (Alternatif)

PIN 5D949B9A

Email: jasarenovasinet@gmail.com / steven.sukamto@yahoo.com

* jika kami belum menjawab telepon, mohon berkenan via SMS/WA dulu

Interior Bernuansa Hitam? Siapa Takut?!

Interior Bernuansa Hitam? Siapa Takut?!

Steven Chandra• mei 8, 2017

Jasarenovasi.net – Warna hitam identik dengan kesan menakutkan, maskulin, gothic, misteri dan berenergi negatif, sehingga banyak orang menghindari mendekorasi rumahnya dengan warna hitam.

Hal itu tak sepenuhnya benar. Warna hitam justru bisa menjadikan rumah berkesan elegan, mewah, dan menghadirkan karakter kuat pada properti jika kita bisa menyiasatinya dengan benar.

Tak perlu takut menerapkan warna hitam pada ruang di rumah Anda. Jika ingin mencoba, ikuti beberapa tips berikut.

 

Terapkan bertahap

Mata Anda tentu belum terbiasa memandang warna hitam pada sebuah ruang. Karena itu, jika ingin merenovasi ruang dengan warna hitam, ada baiknya lakukan secara bertahap.

Misalnya mengecat satu bagian dinding pada bulan ini, dan satu bagian dinding lainnya di bulan berikutnya. Taruh cermin, aksesori dengan permukaan mengilap, atau aksesori berwarna pucat untuk melengkapi ruang.

 

Gunakan warna hitam dove

Cat dove/matte akan lebih bagus diterapkan pada dinding ruang. Ini akan menolong jika dinding Anda memiliki acian yang tidak rata. Selain itu cat hitam dove akan lebih ramah di mata saat memandang karena terkesan lebih lembut.

 

Atur pencahayaan

Seperti kita ketahui, warna hitam memberi kesan gelap dan bisa menyerap cahaya. Karena itu, Anda wajib memperhatikan pencahayaan pada ruang.

Sebaiknya terapkan warna hitam pada ruang yang banyak terkena pantulan cahaya alami. Atau, Anda bisa saja menerapkan warna hitam pada ruang tertutup, tetapi lengkapi menggunakan satu lampu terang atau beberapa lampu dengan terang cahaya lebih sedikit.

 

Terapkan warna gradasi

Jika ruang Anda terlalu besar dan memiliki langit-langit tinggi, sehingga terasa terlalu gelap jika di-block seluruhnya dengan warna hitam, siasati dengan warna gradasi/monochrome.

Anda bisa memadukan hitam dengan warna abu-abu tua, abu-abu muda, dan putih. Contoh, cat bagian bawah dinding dengan warna hitam, disusul abu-abu tua di atasnya, lalu abu-abu muda, dan putih untuk bagian plafon.

Kombinasi ini akan memberikan efek terang pada ruang dan plafon lebih menyala. Jika diterapkan pada ruangan yang kecil, kombinasi warna ini AKAN membuat ruangan lebih luas.

 

Mainkan warna merah dan material kulit

Warna hitam akan memberikan karakter kuat jika diterapkan pada sebuah ruang. Padukan ruang hitam dengan furniture bermaterial kulit serta ornament berwarna merah seperti bantal, lampu, atau karpet. Ruang Anda akan terasa lebih berkarakter, mewah dan elegan.

 

Keterangan lebih lengkap hubungi tim Excel Group

SMS/Call/WA/Line:

0838.888.0910 (Steven Sukamto)

0818.818.720 (Alternatif)

PIN 5D949B9A

Email: jasarenovasinet@gmail.com / steven.sukamto@yahoo.com

* jika kami belum menjawab telepon, mohon berkenan via SMS/WA dulu

 

Bikin Interior Rumah Tetap Update

Kiat Bikin Interior Rumah Tetap Update

Steven Sukamto • Mei 6, 2017

Jasarenovasi.net – Tren arsitektur dan interior ruangan terus berkembang setiap tahunnya. Dan supaya rumah Anda terlihat tetap update, maka Anda harus memberi sedikit sentuhan dengan renovasi kecil demi mengikuti perubahan musim dan selera desainer.

Padahal yang namanya renovasi, sekalipun dalam skala kecil, pastinya tetap akan memakan biaya yang bisa jadi malah tidak sedikit. Nah, daripada menghabiskan waktu dan tenaga hanya untuk mendesain rumah demi mengikuti tren terbaru, sebaiknya pilih model dan detil interior yang fleksibel dan timeless.

Ingat, desain yang fleksibel juga akan mempermudah Anda jika ingin menjual rumah. Untuk itu simak lima tips untuk membuat rumah agar nampak selalu up to date hingga bertahun-tahun ke depan.

 

Pahami Selera Anda

Anda tentu tahu gaya berpakaian yang cocok dengan postur tubuh. Namun tahukah Anda dekorasi yang pas untuk hunian pribadi? Mengetahui gaya interior personal adalah hal yang penting jika ingin mendesain rumah yang awet meski sudah bertahun-tahun ditempati.

Tidak ada yang mengetahui selera Anda kecuali diri sendiri. Jadi, coba tanyakan kepada diri sendiri mengenai warna favorit, gaya interior yang disukai, beserta alasannya. Setelah mengetahui hal tersebut barulah Anda bisa memulai pembangunan rumah.

 

Memiliki Tema Warna yang Fleksibel

Pilih palet warna dasar yang fleksibel dengan perubahan musim dan tren. Warna dasar bernuansa hangat dan dingin dipercaya cukup fleksibel menurut sejumlah interior desainer. Sebagai contoh warna putih dan abu-abu, atau krem dan bebatuan sebagai warna dasar.

Jika Anda sudah yakin dengan warna dasar, maka warna lainnya bisa Anda kombinasikan atau diganti-ganti sesuai dengan mood atau suasana hati.

 

Jaga Hasil Cat Tetap Segar

Hasil pengerjaan cat yang segar dan baru akan selalu membuat rumah Anda nampak moderen. Tidak harus memilih warna putih, yang penting bersih dan rapi. Pekerjaan mengecat adalah renovasi paling sederhana dan mudah untuk membuat rumah terlihat update dan fashionable setiap saat. Jika Anda tidak rapi untuk urusan mengecat, Anda bisa meminta bantuan jasa dari tukang cat profesional.

 

Hindari Membuat Ruangan Bertema

Ada beberapa orang yang membuat setiap ruangan punya tema yang berbeda-beda untuk membuatnya nampak unik. Misalnya ruang tamu bernuansa bohemian, sementara kamar tidur mengusung gaya aztec.

Perubahan gaya yang drastis tersebut membuat rumah Anda terlihat sangat kustom dan terkesan membosankan jika suatu saat ada tema ruangan yang tidak update. Sebaiknya gabungkan gaya tradisional dan modern untuk membuat kesan tak lekang oleh waktu.

 

Bersiap untuk Perubahan Kecil

Pada akhirnya, perubahan tren interior yang cepat memaksa Anda harus sedikit beradaptasi dengan waktu. Jika Anda ingin membuat rumah tetap terlihat fresh dan up to date, persiapkan sedikit anggaran untuk melakukan renovasi kecil. Misalnya mengganti sarung bantal, menambah ruang tamu dengan gantungan seni, atau mengganti keran air di wastafel dapur dan kamar mandi.

 

Keterangan lebih lengkap hubungi tim Excel Group

SMS/Call/WA/Line:

0838.888.0910 (Steven Sukamto)

0818.818.720 (Alternatif)

PIN 5D949B9A

Email: jasarenovasinet@gmail.com / steven.sukamto@yahoo.com

* jika kami belum menjawab telepon, mohon berkenan via SMS/WA dulu

Memilih Kitchen Set untuk Rumah Mungil

Kitchen Set untuk Rumah Mungil

Steven sukamto  • Mei 4, 2017

Jasarenovasi.net – Meski rumah modern kini mayorita smemiliki lahan yang terbatas, bukan berarti Anda akan membiarkan dapur Anda terbuka tanpa perabotan begitu saja. Minimal Anda memiliki kitchen set untuk menyimpan berbagai perlengkapan makan.

Fungsi kitchen set pun tak hanya sebatas penyimpan, namun juga untuk mempercantik penampilan dapur Anda. Jika rumah Anda termasuk mungil, sebaiknya gunakan syarat ini dalam memilih kitchen set.

 

Pilih yang sesuai luasnya

Ada dua macam kitchen set, yaitu yang berbentuk U dan L. Biasanya kitchen set berbentuk U digunakan untuk dapur yang luas dan pemilik rumah mempunyai sangat banyak peralatan makan. Bila dapur Anda mungil, sebaiknya gunakan kitchen set berbentuk L.

Sesuaikan pula banyaknya lemari penyimpanan dengan peralatan yang ingin Anda simpan, dan sebaiknya bedakan peralatan makan yang sering digunakan dengan peralatan makan yang digunakan hanya untuk acara formal.

 

Kitchen set satu sisi

Jika dapur Anda memang sangat terbatas—misalnya Anda tinggal di apartemen yang luasnya tak lebih dari 30 meter persegi, gunakan kitchen set hanya di satu sisi dinding.

Kitchen set ini biasanya hanya terdiri atas dua buah lemari di bagian atas dan bagian bawah digunakan sebagai tempat penyimpanan gas dan oven. Kitchen set terbatas ini akan membantu Anda untuk mengurangi pengeluaran belanja peralatan makan.

 

Tempatkan peralatan memasak dalam kitchen set

Akan lebih baik jika kitchen set sudah menyediakan tempat penyimpanan peralatan memasak. Misalnya, ada meja untuk meletakkan kompor, ada lorong untuk menyimpan kulkas, microwave, serta ada meja sebagai lokasi untuk memotong dan menyiapkan bahan makanan.

 

Gunakan warna cerah

Walau kitchen set berwarna gelap terlihat menarik, untuk ruangan mungil akan lebih nyaman dan lapang jika menggunakan kitchen set berwarna cerah, misalnya putih.

Bagian pintu lemari juga tak harus menggunakan kayu atau tertutup sepenuhnya, Anda bisa meminta pengrajin kayu menggunakan kaca atau cermin sebagai penutup lemari kitchen set.

Sekarang, tak perlu pesimistis lagi dengan dapur kecil di rumah. Anda juga tak perlu ragu lagi jika harus membeli hunian berukuran kecil sesuai kebutuhan, karena ruangan yang kecil bisa terasa nyaman dengan trik yang tepat.

 

Keterangan lebih lengkap hubungi tim Excel Group

SMS/Call/WA/Line:

0838.888.0910 (Steven Sukamto)

0818.818.720 (Alternatif)

PIN 5D949B9A

Email: jasarenovasinet@gmail.com / steven.sukamto@yahoo.com

* jika kami belum menjawab telepon, mohon berkenan via SMS/WA dulu

Tanam Tanaman Hias yang Mudah Dirawat dan Kaya Manfaat

Tanaman Hias yang Mudah Dirawat dan Kaya Manfaat

Steven Sukamto • Mei 3, 2017

Jasarenovasi.net – Ada banyak manfaat yang bisa Anda dapat jika di dalam rumah Anda terdapat  tanaman hias. Selain bisa memberi nilai estetika tersendiri bagi ruangan, tampilannya yang alami pun bisa menyegarkan pandangan sekaligus memberi aneka manfaat bagi Anda sekeluarga.

 

Harga tanaman hias juga relatif terjangkau jika Anda ingin mengoleksinya. Dan bila Anda tak mau repot, ada beberapa jenis tanaman hias yang ternyata mudah perawatannya. Kira-kira tanaman hias dalam ruangan yang seperti apa yang bisa Anda pilih untuk diletakan ke dalam rumah? Simak rekomendasi dari Rumah.com berikut ini!

Lidah Buaya

Tanaman bernama latin Aloe Vera ini terbilang cukup mudah dirawat. Cukup disiram sehari dua kali dan letakkan di tempat yang tidak terkena sinar matahari langsung. Lidah Buaya juga memiliki beberapa manfaat yang bisa Anda gunakan secara langsung.

Misalnya sebagai penyubur rambut, penyembuh luka, dan bahkan bahan makanan dan minuman. Selain itu, tanaman ini juga mampu menyerap polutan dan menetralisir bahan kimia seperti racun benzena, formalin, dan bahan kimia lainnya.

 

Lidah Mertua

Sebagai tanaman dari genus sansevieria, tanaman berdaun tegak menjulang dengan tekstur keras dan berbentuk lidah ini sering disebut sebagai tanaman Lidah Mertua. Sementara di luar negeri dikenal dengan nama snake plant karena bentuknya yang seperti ular. Ujung daunnya berwarna hijau keputihan dan di tengah berwarna hijau tua.

Tanaman ini mampu menyerap racun dan menyegarkan ruangan dengan luas hingga 100 m3. Sehingga tak heran jika sekitar udara di sekitar tanaman hias ini terasa lebih sejuk karena kemampuannya menyerap berbagai jenis polutan.

 

Sirih Gading

Ada dua jenis sirih gading, yaitu sirih gading hijau dan sirih gading kuning. Tanaman hias ini disebut juga sebagai Devil’s Ivy atau Pothos. Sifatnya yang menjuntai ke bawah ini membuatnya nampak cantik sebagai tanaman gantung. Daunnya yang bercorak juga mampu membersihkan udara dengan menyerap racun-racun berbagai polutan di udara.

Beberapa zat racun seperti xylene, benzene, formaldehid, karbon monoksida, dan toluene bisa diserap sembari mengeluarkan oksigen bersih ke dalam ruangan. Tidak heran banyak orang yang menyukai tanaman hias yang satu ini.

 

Aglonema atau Sri Rejeki

Aglonema merupakan genus tanaman daun hias yang dikenal dengan nama bunga Sri Rejeki. Keindahan corak daunnya membuat tanaman ini nampak cantik menghias ruangan. Batang daunnya tumbuh tegak dengan daun lebar dan corak hijau menyebar.

Banyak perkantoran atau perhotelan yang memilih tanaman hias ini untuk menghias ruangan karena dapat bertahan lama di ruangan ber AC. Tanaman ini juga bermanfaat menyerap benzena dan formaldehida yang membaur di udara.

 

Lavender

Lavender adalah tanaman asli yang berasal dari wilayah selatan Laut Tengah sampai Afrika dan ke timur sampai India. Tanaman ini merupakan tanaman hias pewangi ruangan yang dapat mengusir nyamuk secara alami.

Daerah yang kering dan panas merupakan daerah yang disukai oleh tanaman ini. Selain itu tanaman ini juga bagus untuk hiasan di dalam rumah dan sekaligus sebagai pengusir nyamuk di dalam rumah Anda.

 

Keterangan lebih lengkap hubungi tim Excel Group

SMS/Call/WA/Line:

0838.888.0910 (Steven Sukamto)

0818.818.720 (Alternatif)

PIN 5D949B9A

Email: jasarenovasinet@gmail.com / steven.sukamto@yahoo.com

* jika kami belum menjawab telepon, mohon berkenan via SMS/WA dulu

Konsep Ruang Terbuka Bikin Rumah Lebih Lapang

 

Steven Sukamto • Mei 2, 2017

Jasarenovasi.net – Jika Anda sering melihat website yang menampilkan interior dan dekorasi rumah, mayoritas penduduk modern di negara maju lebih memilih rumah dengan interior berkonsep terbuka.

Yang dimaksud rumah dengan konsep ruang terbuka (open space) adalah rumah di mana area sosialisasi, seperti ruang makan, ruang keluarga, dan ruang dapur, menjadi satu tanpa sekat.

Kalaupun ada pemisah, biasanya menggunakan perabotan untuk menimbulkan kesan sekat atau sekat imajiner, seperti membatasi dapur dan ruang keluarga menggunakan sofa atau counter top dapur, menggunakan lemari pajangan terbuka.

Konsep ruangan terbuka ini memiliki sejumlah keuntungan, berikut ini di antaranya:

Ruangan lebih lapang

Dibandingkan dengan ruangan yang diberikan sekat untuk setiap bagiannya, rumah dengan konsep terbuka jauh terasa lebih lapang.

Anda pun bisa menggunakan ruang keluarga sekaligus sebagai ruang makan, atau ruang tamu sekaligus menjadi ruang keluarga—terutama jika jarang ada tamu yang berkunjung. Kondisi ini tentu membuat Anda menghemat bujet furnitur rumah.

 

Mudah mengawasi anak

Saat Anda memasak atau merapikan area dapur, Anda tetap bisa mengawasi si kecil yang asyik bermain di ruang keluarga. Sementara jika Anda menambahkan sekat, tentunya Anda harus mondar-mandir dari dapur ke ruang keluarga, mengingat Anda biasanya tak membiarkan si kecil bermain di dapur.

 

Rumah terasa lebih terang

Rumah berkonsep terbuak juga memungkinkan Anda untuk tak perlu menambah jendela terlalu banyak. Satu jendela besar di dekat pintu masuk sudah membantu sinar matahari masuk dan menerangi seluruh bagian rumah Anda.

Rumah yang terang akan mencegah timbulnya jamur karena lembap. Selain itu rumah yang penuh sekat dan gelap berisiko mendatangkan nyamuk dan hama seperti kecoa atau semut bersarang di rumah Anda.

 

Membiasakan keluarga untuk makan di rumah

Saat memasak, aroma bahan makanan yang tengah Anda olah akan menyebar ke seluruh ruangan. Aroma ini jelas lebih enak dibandingkan jika Anda menghirup aroma lembap akibat sirkulasi udara yang kurang baik jika rumah Anda terlalu banyak sekatnya.

Mencium aroma makanan yang sedap tentunya akan mengundang selera penghuni rumah untuk makan di rumah—bukan selalu mengandalkan resto—bahkan Anda bisa mengajak keluarga untuk masak bersama.

 

Membuat keluarga lebih akrab

Jika rumah menggunakan konsep terbuka, sebaiknya tak lagi meletakkan tv di kamar tidur. Area hiburan di rumah hanya di ruang keluarga, sehingga semua bergabung di dalam satu ruanan saat waktu senggang.

Hal ini membuat seluruh anggota keluarga Anda semakin dekat, Anda pun bisa mengobrol dengan pasangan secara mudah saat dia di dapur sementara Anda berada di ruang santai.

 

Keterangan lebih lengkap hubungi tim Excel Group

SMS/Call/WA/Line:

0838.888.0910 (Steven Sukamto)

0818.818.720 (Alternatif)

PIN 5D949B9A

Email: jasarenovasinet@gmail.com / steven.sukamto@yahoo.com

* jika kami belum menjawab telepon, mohon berkenan via SMS/WA dulu

Hal Sederhana untuk Tingkatkan Keamanan Anak di Rumah

Steven Sukamto • April 28, 2017

Jasarenovasi.net – Menyaksikan Si Kecil tumbuh dan berkembang adalah salah satu anugerah terindah dari Tuhan. Ada fase di mana Si Kecil sedang aktif-aktifnya yang membuat Anda harus melakukan usaha ekstra untuk mengamankannya dari celaka.

Merasa rumah Anda sudah aman untuk si kecil? Coba perhatikan hal-hal kecil ini, pastikan Anda sudah menjalankannya.

 

Mengunci lemari atau kabinet

Jangan biarkan lemari, rak atau kabinet Anda dapat dibuka dengan mudah oleh balita. Masalahnya tak hanya anak akan mengambil barang apa pun yang ada di dalamnya, melainkan lemari yang terbuka berisiko dipanjat anak untuk menggapai apa pun yang ada di atasnya.

Kuncilah seluruh lemari dan kabinet dan pastikan kunci tidak menempel di lubang kuncinya.

 

Menjauhkan benda tajam

Beberapa benda tajam seperti cutter dan gunting adalah peralatan yang selalu Anda butuhkan. Sebaiknya tidak menyimpan benda tajam ini di lokasi terbuka seperti atas meja atau di dapur.

Masukkan benda tajam ke dalam rak dan kunci rak tersebut sehingga tidak dapat digunakan oleh anak.

 

Jauhkan guci atau pot

Bila Anda menyukai koleksi guci atau pot, sebaiknya gunakan pot atau guci tersebut sebagai wadah sehingga cukup berat untuk didorong anak.

Guci yang dibiarkan kosong dan diletakkan begitu saja berisiko didorong anak dan menyebabkan guci akan jatuh dan menimpa tubuhnya.

 

Kunci ruang kerja

Bila Anda terbiasa meletakkan berkas kerja, laptop, ponsel, dan perlengkapan kerja lainnya di ruang kerja, selalu pastikan Anda menutup pintunya dan kuncilah saat Anda pergi.

Ruang kerja orangtua selalu menarik bagi anaknya, mereka akan memainkan laptop, dan seluruh kertas yang ada di dalam ruangan Anda.

 

Jauhkan makanan hewan

Simpan makanan hewan peliharaan di dalam lemari tertutup dan jauhkan dari jangkauan anak. Balita selalu tertarik untuk meniru berbagai hal yang dilihatnya, termasuk saat dia melihat hewan memakan makanannya.

Jika Anda membiarkan makanan hewan tergeletak begitu saja, si kecil berisiko mengambil dan mencicipinya. Selain itu, selalu bersihkan wadah makanan hewan setelah selesai memberikan makan.

 

Tutup stop kontak

Jika stop kontak terletak di bagian bawah dinding, pastikan Anda sudah menutupnya sehingga tidak mudah dimainkan anak. Atau jika tak ada tutupnya, pilihlah stop kontak yang harus diputar dahulu sebelum digunakan, sehingga tetap aman saat tidak digunakan.

 

Letakkan mainan anak di laci rendah

Simpan mainan si kecil di bagian paling rendah dari lemari Anda. Fungsinya agar anak tak perlu memanjat atau menaiki tangga saat ini mengambil mainannya, sekaligus memudahkan Anda saat mengajaknya untuk membereskan mainannya.

 

Keterangan lebih lengkap hubungi tim Excel Group

SMS/Call/WA/Line:

0838.888.0910 (Steven Sukamto)

0818.818.720 (Alternatif)

PIN 5D949B9A

Email: jasarenovasinet@gmail.com / steven.sukamto@yahoo.com

* jika kami belum menjawab telepon, mohon berkenan via SMS/WA dulu

Furniture Rak Buku untuk Rumah Bergaya Minimalis

Ide Dekorasi: Rak Buku untuk Rumah Bergaya Minimalis

Steven Sukamto• april 27, 2017

www.jasarenovasi.net – Bagi para pecinta buku, pastinya tidak pernah mengenal istilah sudah kebanyakan buku. Dan kebalikannya, masalah yang mereka hadapi adalah tempat penyimpanannya yang terlalu sedikit.

Jika masalahnya soal tempat penyimpanan, maka hal yang sangat mungkin terjadi adalah koleksi yang berceceran sehingga sulit ditemukan ketika ingin membacanya, rusak, bahkan juga hilang. Dan agar hal itu tidak terjadi, maka berarti saatnya bagi Anda untuk mengevaluasinya.

Jika saat ini Anda sedang mencari ide inspirasi untuk tempat menyimpannya, maka tidak ada yang lebih keren lagi dari contoh desain yang satu ini. Rumah bergaya minimalis yang terletak di pinggiran kota di luar Paris ini menggunakan buku sebagai elemen dekorasi utamanya. Ya, ini surga bagi Anda yang kutu buku

Rumah dengan tempat penyimpanan buku yang keren ini merupakan karya Andrea Mosca, seorang desainer yang diminta harus bisa mewujudkan mimpi besar si pemiliknya yang hobi baca buku: Dia harus mampu menggabungkan rak buku yang besar pada rumah minimalis tersebut.

Gaya dekorasi ini seperti ingin menyatukan penataan ala perpustakaan dengan kenyamanan di rumah

“Setelah beberapa kali mencoba akhirnya saya memutuskan untuk membuat elemen rak buku standar yang bisa mengisi ruang, memainkan peran yang berbeda ketika diperlukan,” kata Mosca seperti yang dilansir dari The Huffington Post.

Rak buku tersebut juga bisa berfungsi sebagai pagar untuk tangga dan sebagai tembok pemisah. Rak buku juga terdapat di lantai dua, di mana berfungsi untuk membagi ruang kerja dari lorong.

Rak buku juga terdapat di lantai dua, di mana berfungsi untuk membagi ruang kerja dari lorong.

Sepanjang renovasi, Mosca bekerja untuk mengkreasikan pencahayaan, serta ruang yang lebih modern. Alhasil rumah dengan dekorasi rak buku tersebut jadi dibanjiri cahaya alami. Simak foto-fotonya berikut ini.

Ide desain ini surga bagi para pecinta buku

Sang desainer, Andrea Mosca juga sangat mempertimbangkan cahaya sehingga rumah ini juga dibanjiri cahaya alami.

Meskipun terkesan simpel tapi desain ini juga mengutamakan kenyamanan untuk membaca.

 

Keterangan lebih lengkap hubungi tim Excel Group

SMS/Call/WA/Line:

0838.888.0910 (Steven Sukamto)

0818.818.720 (Alternatif)

PIN 5D949B9A

Email: jasarenovasinet@gmail.com / steven.sukamto@yahoo.com

* jika kami belum menjawab telepon, mohon berkenan via SMS/WA dulu

Menerapkan Warna Abu-abu di Rumah

Trik Menerapkan Warna Abu-abu di Rumah

Steven Sukamto • April 26, 2017

www.jasarenovasi.net – Warna monokrom seperti abu-abu selama ini sering dianggap sebagai warna yang kelabu, muram, kusam, gelap, dan kurang segar. Namun siapa sangka, belakangan ini warna abu-abu yang merupakan perpaduan dari warna hitam dan putih ini justru menjadi hits.

Ini lantaran abu-abu dipandang sebagai warna yang dapat menguatkan kesan modern dan urban pada hunian. Untuk memilih warna abu-abu yang terbaik bagi ruangan, pertimbangan pencahayaan alami dan perabot adalah sesuatu yang patut diperhatkan.

Misalnya, mengombinasikan warna abu-abu pada dinding dengan warna putih yang diaplikasikan pada furnitur, sehingga mampu menyingkirkan kesan ‘suram’ pada ruangan dan berganti dengan kehangatan.

Ya, warna abu-abu kini sangat digemari. Bahkan dapat dengan mudah ditemui di sejumlah gedung perkantoran, kafe, resto, hingga perumahan baru, yang mengaplikasikan warna ini pada interior maupun eksteriornya.

“Grey ini sebetulnya sangat istimewa karena kesan yang ada sekarang berbeda dengan kesan di masa lampau dimana warna abu-abu dianggap kelabu. Saat ini abu-abu justru mengesankan warna yang stylish, chic, classy, timeless, dan perfect neutral,” ujar Kuntjoro Tjahjosarwono, Manager Granito Tile Studio (GTS) PT  Granitoguna Building Ceramics.

Biasanya, warna abu-abu sangat lekat dengan konsep ruang yang bergaya industrial, rustic, mid century, ataushabby chic.

Ada beberapa hal yang patut diperhatikan ketika kita ingin mengaplikasikan si grey ini. Seperti dijelaskan oleh Designer PT Granitoguna Building Ceramics, M. Zachri  Zelhas, pemilihan ruang, nuansa ruang, serta material dan detailnya sangat penting untuk diperhatikan.

“Kendati pada dasarnya semua ruangan bisa menggunakan konsep abu-abu. Namun karena warna itu sendiri memiliki karakter hangat, maka kalau untuk hunian, konsep ini lebih cocok digunakan di area semi private danprivate, seperti di ruang keluarga, ruang kerja, kamar tidur, atau kamar mandi,” jelas Zachri.

Untuk mengkombinasikan warna dan material dengan nuansa abu-abu, sentuhan dekorasi dapat dilakukan pada dinding maupun lantai, salah satunya menggunakan keramik jenis homogenous tile (HT) Granito.

Selain itu, ketika pemilik rumah ingin ‘menyulap’ ruangan sehingga tampak sophisticated dengan nuansa abu-abu, ada pula hal-hal yang perlu dihindari.

Pertama, hindari penggunaan furnitur berwarna gelap yang dominan. Kedua, hindari unsur abu-abu yang terlalu dominan karena akan memberi kesan sempit terlebih lagi jika tidak dikombinasikan dengan warna cerah seperti coklat muda, putih atau krem.

“Sebaliknya, jika ingin tepat dalam memilih aksen warna yang dikombinasikan dengan abu-abu, maka hasilnya ruangan akan terasa jauh lebih segar, dinamis, dan secara psikologis dapat membangkitkan semangat,” tutur Kuntjoro.

 

Keterangan lebih lengkap hubungi tim Excel Group

SMS/Call/WA/Line:

0838.888.0910 (Steven Sukamto)

0818.818.720 (Alternatif)

PIN 5D949B9A

Email: jasarenovasinet@gmail.com / steven.sukamto@yahoo.com

* jika kami belum menjawab telepon, mohon berkenan via SMS/WA dulu