Tips Memilih Keramik Sesuai Fungsi Ruangan

Kiat Memilih Penutup Lantai Rumah

Steven Sukamto • January 2, 2017

 

Jasarenovasi.net – Penggunaan ubin sebagai penutup lantai dinilai oleh beberapa orang lebih baik dan tahan lama dibandingkan dengan penggunaan karpet. Selain lebih tahan lama, ubin lebih mudah dibersihkan. Tetapi, tidak semua jenis ubin dapat dipasang di masing-masing ruangan dengan karakteristik berbeda-beda.

Jasarenovasi.net mencoba memberikan beberapa tips, berikut tips memilih ubin untuk setiap ruangan.

 

Ruang Tamu

Ruangan ini bisa dikatakan merupakan etalase sebuah rumah, sehingga furnitur yang ditampilkan dapat ditonjolkan sisi dekoratifnya. Termasuk ubin di ruang tamu. Ubin yang cocok dipasang di ruang tamu adalah ubin dengan motif pada tepiannya, atau memiliki corak tertentu.

 

Ruang Tidur

Ukuran ruang tidur biasanya tidak seluas ruang tamu atau ruang makan, sehingga dibutuhkan ubin yang dapat membuat ruang tersebut terkesan tidak terlalu sempit. Ubin yang cocok dipasang di ruang ini adalah ubin dengan warna pucat dan lembut, karena ubin jenis ini dapat merefleksikan cahaya lebih banyak, dan ruang tidur pun akan terkesan luas.

 

Dapur

Ruang ini merupakan salah satu ruangan yang mudah kotor, lantaran sisa bahan masakan atau saus yang dimasak tidak jarang tercecer di dapur. Untuk itu, pilihlah ubin dengan bahan yang mudah dibersihkan.

Selain itu, karena umumnya dapur berukuran kecil, setidaknya pilih ubin dengan ukuran sedang, sekitar 30 cm x 30 cm. Ubin ini akan membuat dapur tampak lebih luas.

 

Kamar Mandi

Selain mudah kotor, kamar mandi juga sering tersiram air, sehingga ubin menjadi licin. Triknya, pilihlah ubin dengan tekstur tertentu, agar tidak licin.

 

Keterangan lebih lengkap hubungi tim Excel Group

SMS/Call/WA/Line:

0838.888.0910 (Steven Sukamto)

0818.818.720 (Alternatif)

PIN 5D949B9A

Email: jasarenovasinet@gmail.com / steven.sukamto@yahoo.com

* jika kami belum menjawab telepon, mohon berkenan via SMS/WA dulu

 

Proyek taman – Kosambi Baru

 

Deskripsi: Taman

  • Tanah merah subur
  • Anting putri
  • Cemara udang
  • Lidah mertua
  • Batu kali hiasan
  • Brokoli mini
  • Puring

NOTES:

Detail untuk proyek Excel tidak bisa dipublikasikan secara umum (lebih detail) karena merupakan hak privasi Excel group dan Owner.

Untuk survey lokasi atau keterangan lebih lengkap silahkan hubungi:

Steven Sukamto

SMS/Call/WA/Line:
0838.888.0910
PIN 5D949B9A
Email: jasarenovasinet@gmail.com

* jika kami belum menjawab telepon, mohon berkenan via sms / WA dulu

Rumah Sehat Keluarga Sehat

Beberapa Syarat Rumah Sehat

Steven Sukamto• Febuari 1, 2017

Jasarenovasi.net – Rumah yang baik, tidak harus besar dan mewah, tetapi harus memenuhi syarat kesehatan, sehingga para penghuninya dapat beraktivitas dengan nyaman. Jasarenovasi.net memiliki pandangan, rumah sehat memiliki beberapa kriteria, yakni dapat memenuhi kebutuhan fisiologis dan psikologis; serta dapat menghindarkan terjadinya kecelakaan dan penularan penyakit.

Agar (penghuni) rumah menjadi sehat, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:

Ventiasi Udara

Rumah sehat harus memiliki ventilasi udara yang cukup, agar sirkulasi udara lancar dan udara menjadi segar. Ventilasi udara membuat kadar oksigen di dalam rumah tetap terjaga sekaligus menjaga kelembapan rumah.

Buat ventilasi udara lewat bukaan jendela. Penghawaan udara dalam rumah akan makin maksimal dengan sistem ventilasi silang atau cross ventilation. Jika tidak memungkinkan, bisa dibuat ventilasi lewat lubang-lubang angin.

Selain itu, sebisa mungkin jangan menggunakan kipas angin, karena bisa menyebabkan flek pada paru-paru. Taman di teras atau di dalam rumah juga akan membantu proses produksi oksigen.

 

Pencahayaan

Rumah sehat harus memiliki pencahayaan alami yang cukup. Rumah yang kekurangan cahaya matahari sangat lembap dan tidak nyaman serta rawan terhadap bibit penyakit.

Umumnya, cahaya alami didapat lewat jendela, namun jika tidak memungkinkan, cahaya bisa diperoleh dari genteng kaca. Kendati demikian, pencahayaan rumah jangan terlalu berlebihan, karena dapat membuat mata sakit dan ruangan menjadi gerah.

Lantai

Attractive Female with Vacuum Cleaner

Lantai kedap air adalah syarat bagi rumah sehat. Bahannya bisa beragam: ubin, semen, kayu, atau keramik. Lantai yang berdebu atau becek selain tidak nyaman juga bisa menjadi sarang penyakit.

Pemilihan material lantai sangat penting. Misalnya, keramik lantai yang licin dapat menyebabkan penghuni terpeleset.

Atap dan Langit-langit

Genteng tanah liat terbilang paling cocok untuk rumah di daerah tropis seperti Indonesia, karena lebih mampu menyerap panas matahari. Sebaiknya hindari pengunaan atap seng atau asbes, karena dapat menyebabkan hawa ruangan menjadi panas.

Ketinggian langit-langit rumah juga mesti diperhatikan. Pasalnya, langit-langit yang terlalu pendek bisa menyebabkan ruangan terasa panas sehingga mengurangi kenyamanan.

Pembuangan Limbah

Setiap hari, rumah menghasilkan limbah kamar mandi, dapur, dan sampah. Rumah sehat harus memiliki septic tank dan pembuangan limbah air yang tidak mencemarkan tanah dan air tanah serta tidak berbau. Posisi septic tank sebaiknya dibuat sejauh mungkin dengan pompa air.

Setiap rumah sehat memiliki tempat pembuangan sampah yang tertutup agar tidak mencemari lingkungan sekitarnya. Buatlah dua tempat sampah: untuk sampah organik dan anorganik.

Air Bersih

Rumah sehat harus memenuhi kebutuhan air bersih bagi para penghuninya, yakni minimal 60 liter per hari per orang—untuk minum, mandi, mencuci, dan lain-lain.

Polusi dan Kontaminasi

Polusi yang paling banyak dihasilkan rumah berasal dari asap dapur. Untuk itu, rumah sebaiknya memiliki pembuangan asap agar tidak mencemari ruangan lain. Hindari pula penggunaan cat dari bahan-bahan berbahaya, yang berpotensi mengganggu sistem pernafasan penghuni.

 

Keterangan lebih lengkap hubungi tim Excel Group

SMS/Call/WA/Line:

0838.888.0910 (Steven Sukamto)

0818.818.720 (Alternatif)

PIN 5D949B9A

Email: jasarenovasinet@gmail.com / steven.sukamto@yahoo.com

* jika kami belum menjawab telepon, mohon berkenan via SMS/WA dulu