Hati-Hati Kena Sanksi Renovasi Tanpa IMB

Renovasi Rumah Tak Ada IMB, Hati-Hati Kena Sanksi!

Steven Sukamto• febuari 28, 2017

Jasarenovasi.net – Satu hal yang harus diketahui seseorang sebelum melakukan renovasi rumah adalah mereka juga harus memperbarui Izin Mendirikan Bangunan (IMB). IMB terbaru ini harus memuat detail bangunan terbaru.

Hal ini sebagaimana tercantum dalam Pasal 1 angka (5) Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 32 Tahun 2010, tentang Pedoman Pemberian Izin Mendirikan Bangunan (“Permendagri No. 32/2010”), yang berbunyi:

“Izin mendirikan bangunan adalah perizinan yang diberikan oleh pemerintah daerah kepada pemohon untuk membangun baru, rehabilitasi/renovasi, dan/atau memugar dalam rangka melestarikan bangunan sesuai dengan persyaratan administratif dan persyaratan teknis yang berlaku.”

Artinya, masyarakat yang tengah berencana merenovasi rumah juga wajib mengantongi Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

Namun bagi renovasi kecil atas rumah tinggal di wilayah Jakarta sebagaimana diatur dalam Pasal 7 ayat (2) KepGub DKI No. 76/2000, dimungkinkan untuk mendapatkan Izin Khusus/ Keterangan Membangun.

Izin ini diterbitkan oleh Suku Dinas Penataan dan Pengawasan Bangunan Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta.

 

Renovasi yang memerlukan IMB, meliputi;

• Menambah jumlah kamar tidur

• Membongkar dinding untuk memperluas ruang

• Merancang bangunan baru baik di atas maupun di samping

• Mengubah fasad (tampak muka)

Sementara menurut Perda No. 7/1991 Pasal 17 ayat 2, pembangunan atau renovasi rumah yang kurang dari 12 meter persegi tidak perlu menggunakan IMB.

 

Selain itu, renovasi rumah yang tidak memerlukan IMB juga berlaku untuk kondisi:

• Pekerjaan yang termasuk dalam kategori pemeliharaan dan perawatan bangunan yang bersifat biasa.

• Mendirikan bangunan di halaman belakang yang volumenya tidak lebih dari 12m2.

• Membangun bangunan di bawah tanah.

Perlu diketahui, masing-masing kabupaten maupun provinsi memiliki aturan dan persyaratan sendiri mengenai tata cara permohonan IMB. Pelayanan pembuatannya pun bisa dilakukan baik secara offline atau online.

Bila menempuh metode online, masyarakat tidak perlu lagi mendatangi kantor Pengawasan dan Penertiban Bangunan (P2B) setempat. Semua pendaftaran akan dilakukan lewat internet dengan mengakseswww.dppb.go.id.

Berbicara biaya pengurusan atau retribusi IMB, juga berbeda-beda di setiap daerah. Besaran biaya pun tergantung pada spesifikasi rumah.

Pahami sanksinya

IMB kerap dianggap sepele oleh sebagian masyarakat. Padahal, jika ditelusuri pembangunan atau renovasi rumah tidak disertakan IMB, akan ada sanksi yang berlaku dan dinilai cukup memberatkan.

Pemilik rumah dalam hal ini dapat dikenai sanksi administratif maupun sanksi penghentian sementara, sampai dengan diperolehnya Izin Mendirikan Bangunan. Ancaman ini seperti tertuang dalam Pasal 115 ayat [1] PP 36/2005.

Sementara merujuk Pasal 115 ayat [2] PP 36/2005, pemilik rumah yang tidak mengantongi IMB juga dapat dikenakan sanksi perintah pembongkaran.

Selain sanksi administratif, pemilik pun bisa dikenakan sanksi berupa denda paling banyak 10% dari nilai bangunan yang sedang atau telah dibangun (Pasal 45 ayat [2] UUBG).

Lalu, bagaimana jika rumah sudah terlanjur direnovasi namun belum ada IMB-nya? Berdasarkan Pasal 48 ayat (3) UUBG disebutkan bahwa;

“Bangunan yang telah berdiri, tetapi belum memiliki izin pada saat undang-undang ini diberlakukan, maka untuk memperoleh Izin Mendirikan Bangunan harus mendapatkan sertifikat laik fungsi berdasarkan ketentuan undang-undang ini.”

 

Keterangan lebih lengkap hubungi tim Excel Group

SMS/Call/WA/Line:

0838.888.0910 (Steven Sukamto)

0818.818.720 (Alternatif)

PIN 5D949B9A

Email: jasarenovasinet@gmail.com / steven.sukamto@yahoo.com

* jika kami belum menjawab telepon, mohon berkenan via SMS/WA dulu

Renovasi Rumah Kecil Agar Terasa Nyaman

Panduan Bikin Rumah Kecil agar Terasa Nyaman

Steven Sukamto• Februari 27, 2017

Jasarenovasi.net – Dilihat dari sisi harga, rumah yang mungil tentu harganya lebih terjangkau. Dan memiliki rumah yang ukurannya kecil bukan berarti harus membatasi ruang gerak sehingga bikin Anda jadi kurang nyaman.

Sebaliknya, rumah yang kecil hanya butuh barang yang lebih sedikit sehingga lebih mudah dalam hal pemeliharaannya. Untuk menata rumah yang kecil Anda hanya perlu memanfaatkan setiap ruang secara maksimal sehingga seluruh anggota keluarga selalu merasa nyaman. Untuk itu simak tipsnya berikut ini.

 

Buat rumah selalu dalam keadaan rapi

Jika Anda ingin membuat rumah kecil selalu nyaman, sembunyikan semua benda kecil yang bisa membuat rumah terlihat berantakan. Selalu siapkan beberapa keranjang, kotak penyimpanan dan lemari sebagai tempat penyimpanan benda-benda tersebut. Rumah yang rapi dan bersih akan selalu menambah kenyamanan.

 

Pastikan area dapur selalu bersih

Jangan tinggalkan cucian piring kotor terlalu lama, sembunyikan area tempat sampah agar aromanya tidak tercium keluar.

Area ini merupakan daerah yang rawan untuk dipenuhi dengan sampah bekas makanan. Karena tempat tinggal Anda kecil, maka hal ini akan mempengaruhi kenyamanan rumah. Jangan tinggalkan cucian piring kotor terlalu lama, sembunyikan area tempat sampah agar aromanya tidak tercium keluar.

 

Tambahkan sofa kecil di area kamar tidur

Area ini bisa menjadi pilihan ketika Anda ingin sekedar bersantai di siang hari namun tidak ingin tidur.

Selain sebuah tempat tidur, siapkan area khusus untuk duduk santai dengan menambahkan sebuah sofa. Jika area kamar terlalu kecil, Anda tidak perlu memaksakan untuk memberikan kursi, cukup sediakan sebuah karpet tebal serta bantal-bantal untuk bersandar.

Area ini bisa menjadi pilihan ketika Anda ingin sekedar bersantai di siang hari namun tidak ingin tidur.

 

Ciptakan tempat untuk bercengkrama

Buat area tersebut nyaman dan intim dengan menggunakan sebuah meja kecil di bagian tengah yang dikelilingi dengan beberapa kursi dan sofa.

Sisihkan satu area khusus untuk bercengkrama bersama anggota keluarga atau tempat untuk menyambut tamu yang berkunjung ke rumah. Buat area tersebut nyaman dan intim dengan menggunakan sebuah meja kecil di bagian tengah yang dikelilingi dengan beberapa kursi dan sofa.

 

Gunakan kursi tanpa dudukan lengan

 

Buat juga tempat untuk meletakkan foto-foto kenangan bersama keluarga di atas kursi agar ruangan terlihat sedikit ramai.

Kursi satuan yang tidak menggunakan dudukan lengan di bagian sisinya adalah salah satu cara agar tidak membuat ruangan menjadi sempit. Letakkan kursi tersebut di salah satu sudut rumah, dan buatlah sebuah tempat untuk memajang foto-foto kenangan bersama keluarga di atas kursi agar ruangan terlihat sedikit ramai.

 

Pisahkan fungsi ruangan

Anda bisa menggunakan pemisah ruangan khusus. Misalnya dengan membuat pilar atau menggunakan perabotan seperti lemari dan sofa.

Jika rumah Anda memiliki ruangan yang panjang namun sempit, gunakan pemisah untuk membedakan fungsi ruangan, seperti ruang makan dengan ruang tv, atau ruangan keluarga dengan perpustakaan mini di rumah.

Anda bisa menggunakan pemisah ruangan khusus. Misalnya dengan membuat pilar atau menggunakan perabotan seperti lemari dan sofa.

 

Beri jarak antara perabotan dan dinding

Bila ada sisa ruang yang cukup dan Anda bisa berjalan di antaranya, tambahkan sebuah rak untuk menyimpan seluruh koleksi buku di rumah.

Pindahkan sofa agak menjauh dari dinding sehingga membuat ruangan terlihat lebih luas. Bila ada sisa ruang yang cukup dan Anda bisa berjalan di antaranya, tambahkan sebuah rak untuk menyimpan seluruh koleksi buku di rumah.

 

Keterangan lebih lengkap hubungi tim Excel Group

SMS/Call/WA/Line:

0838.888.0910 (Steven Sukamto)

0818.818.720 (Alternatif)

PIN 5D949B9A

Email: jasarenovasinet@gmail.com / steven.sukamto@yahoo.com

* jika kami belum menjawab telepon, mohon berkenan via SMS/WA dulu

 

Tips Membersihkan Rumah Setelah Banjir

Banjir Surut, Saatnya Bersih-bersih Rumah!

Steven Sukamto • Februari 24, 2017

Jasarenovasi.net – Musibah banjir yang hampir merata di sejumlah daerah di Indonesia sudah terjadi hampir satu minggu belakangan ini. Tak terkecuali di Ibu Kota.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta pada tanggal 21 Februari kemarin, terpantau ada genangan air di pemukiman warga dengan ketinggian minimal 10 cm dan maksimal 200 cm dengan rincian; 25 Kecamatan, 39 Kelurahan dan 129 RW.

Diantaranya termasuk Cipinang Melayu, Kemang, Cakung, Mampang Prapatan, Kelapa Gading, Duren Sawit, Pegangsaan, Pasar Rebo, hingga Pulo Nangka Timur.

Usai dilanda banjir, pekerjaan yang terbilang cukup melelahkan adalah membersihkan bekas kotoran yang menempel di seluruh ruangan rumah. Sebab jika dibiarkan terlalu lama bisa berakibat terhadap kesehatan anggota keluarga.

Lalu, langkah apa sajakah yang perlu dilakukan saat membersihkan rumah pasca terkena banjir?

Gunakan air bersih

Lumpur dan air yang kotor sudah pasti akan menyeruak ke berbagai sudut rumah. Untuk mengatasinya, sediakan air bersih yang dialiri dengan selang panjang berikut serokan karet untuk mengusir kotoran tersebut dari dalam rumah.

 

Pakai pelindung

Penyebaran penyakit pernafasan dan pencernaan pasca banjir bisa berlangsung cepat. Supaya tidak tertular penyakit-penyakit yang lazim terjangkit setelah bencana banjir, sangat disarankan menggunakan sarung tangan, alas kaki, dan masker saat membersihkan rumah.

Semprotkan disinfektan

Masih terkait dengan penyakit pasca banjir, disinfektan sangat diperlukan saat membersihkan hunian. Oleh karenanya, semprotkan cairan disinfektan ke dinding, lantai, atau daerah yang sulit terjangkau seperti kolong lemari atau di sela meja.

 

Rendam di air panas

Bisa jadi peralatan makan di dapur seperti sendok, garpu, dan spatula, ikut terendam air banjir. Ingat, mencuci saja belum tentu cukup.

Ada baiknya rendam alat makan tersebut di dalam ember yang telah berisi air panas. Jika perlu, tambahkan sabun cuci piring dan biarkan selama kurang lebih 15 menit.

Jemur sofa dan kasur

Pengeringan menggunakan cahaya matahari adalah yang paling efektif. Selain mengeringkan, juga dapat membunuh kuman dan mengurangi bau tak sedap.

Untuk barang-barang berukuran kecil, seperti pakaian, selimut, atau handuk, bisa dicuci dengan cara biasa atau direndam dahulu menggunakan air panas.

Sedangkan sofa, karpet, dan kasur, setelah dibersihkan dan dijemur, perlu disemprot dengan cairan disinfektan untuk membunuh kuman yang bersarang. Setelah itu lakukan penjemuran ulang.

Lap dengan spons

Untuk dinding yang terkena kotoran bekas banjir, sebaiknya pakai spons basah yang sudah diberi sabun cuci piring terlebih dulu. Apabila saat dibersihkan cat mengelupas, jangan diteruskan dan tunggu dinding hingga benar-benar kering untuk dicat kembali.

 

Keterangan lebih lengkap hubungi tim Excel Group

SMS/Call/WA/Line:

0838.888.0910 (Steven Sukamto)

0818.818.720 (Alternatif)

PIN 5D949B9A

Email: jasarenovasinet@gmail.com / steven.sukamto@yahoo.com

* jika kami belum menjawab telepon, mohon berkenan via SMS/WA dulu

Tips Mengecat Furnitur Lama

6 Tips Mengecat Furnitur Lama

Steven Sukamto • Februari 22, 2017

 

Jasarenovasi.net – Furnitur dalam ruang seperti meja makan, meja tamu, kursi teras, dan sebagainya biasanya bertahan cukup lama. Namun tampilan furnitur yang itu-itu saja terkadang membuat tampilan ruangan menjadi membosankan.

Masalahnya membeli sebuah furnitur baru, tentu membutuhkan dana yang tidak sedikit. Soal itu, jangan pusing, mendekorasi sebuah ruangan tak selalu harus mengganti furniur lama dengan yang baru.

Kita bisa, kok, membuat tampilan dekorasi ruang lebih berbeda dari sebelumnya tanpa mengeluarkan banyak biaya. Caranya dengan memperbarui furnitur yang sudah ada dengan cara mengecat ulang. Mudah dan praktis!

Lepaskan Beberapa Item

Jika Anda ingin mengeceat furnitur seperti kursi atau bagian dalam lemari, lepaskan dahulu beberapa item seperti bantalan kursi, atau pegangan, sekrup dan sebagainya. Ini dilakukan untuk mempermudah proses pengecatan sehingga cat dapat menjangkau semua bagian yang seharusnya dicat nantinya.

Ampelas Furnitur

Sebelum proses pengecatan, wajib melalui proses pengampelasan terlebih dahulu. Gunakan ampelas halus untuk menggosok permukaan furnitur agar tidak merobek lapisan kayu.

Pengampelasan dilakukan untuk menghilangkan noda-noda yang menempel. Proses pengampelasan juga diperlukan agar cat baru dapat menempel dengan baik ke permukaan furnitur. Setelah diampelas, lap semua permukaan dengan lap bersih.

 

Aplikasikan Cat Dasar

Aplikasikan cat dasar ke seluruh permukaan furnitur. Anda bisa menggunakan cat dasar dengan tiner HG (high gloss). Biasanya cat dasar dengan tiner HG tahan lebih bagus dalam segala cuaca.

Untuk mengecat Anda bisa menggunakan kuas atau cat dasar semprot. Setelah itu, tutupi bagian yang tidak sempurna dan biarkan kering selama satu jam. Setelah kering ampelas lagi menggunakan sedikit air.

Cat Furnitur

Setelah aplikasi cat dasar, tinggal cat dengan cat furnitur untuk finishing. Pilih warna cat yang sesuai dengan selera atau tema ruangan.

Anda bisa menggunakan warna putih untuk memunculkan gaya shabby chic atau warna-warna cerah untu gayapop art maupun bohemian.

Perabot yang dapat diperbarui dengan mengecat umumnya berbahan dasar kayu. Jadi, pilihlah cat khusus kayu. Sebelum mengecat, aduk cat searah jarum jam dan sebaliknya. Lalu tambahkan air sekitar 10% dari jumlah cat. Aduk 3-5 menit.

Gunakan kuas busa agar lebih rapi, tidak meninggalkan serat ijuk, benang, nilon, atau plastik. Pengecatan harus dilakukan searah serat kayu agar hasil pengecatan lebih rapi.

Proses Pengeringan

Hindari menjemur langsung di bawah terik matahari karena dapat menyebabkan penggelembungan udara akibat pemuaian material kayu, hingga mendorong lapisan cat yang belum sempurna. Penjemuran cukup dilakukan di dalam ruang berventilasi sehingga tetap ada sirkulasi udara dari luar.

Tips Ide Kreasi:

• Sebelum mengecat ulang, sebaiknya cari referensi model terlebih dahulu. Cari warna cat furnitur yang sedang tren dan sebaiknya disesuaikan dengan tema ruang yang ingin Anda buat.

• Jika Anda mengecat ulang furnitur kursi, Anda juga dapat mengganti bagian bantalan kursi dengan motif yang lebih up-to-date dan disesuaikan dengan cat baru sehingga semakin menambah cantik tampilan.

 

Keterangan lebih lengkap hubungi tim Excel Group

SMS/Call/WA/Line:

0838.888.0910 (Steven Sukamto)

0818.818.720 (Alternatif)

PIN 5D949B9A

Email: jasarenovasinet@gmail.com / steven.sukamto@yahoo.com

* jika kami belum menjawab telepon, mohon berkenan via SMS/WA dulu

Proyek Tiang Shiatsu Spa Green Lake City

Deskripsi: tiang shiatsu 

  • rangka menggunakan besi pipa stailess 2,5″ type 301
  • Jari jari menggunakan besi pipa stailess 1″ type 30
  • Sistem pemasangan menyatu dengan dak

NOTES:

Detail untuk proyek Excel tidak bisa dipublikasikan secara umum (lebih detail) karena merupakan hak privasi Excel group dan Owner.

Untuk survey lokasi atau keterangan lebih lengkap silahkan hubungi:

Steven Sukamto

SMS/Call/WA/Line:
0838.888.0910
PIN 5D949B9A
Email: jasarenovasinet@gmail.com

* jika kami belum menjawab telepon, mohon berkenan via sms / WA dulu

Tips Sebelum Memasang AC

Lakukan 7 Langkah Ini Sebelum Memasang AC

Steven Sukamto • Februari 21, 2017

 

 

Jasarenovasi.net – AC (air conditioner) atau pendingin ruangan sudah menjadi kebutuhan utama dalam sebuah hunian.

Meskipun menyebabkan pembengkakan pemakaian listrik, tampaknya kenyamanan menghuni lebih dipentingkan oleh kebanyakan orang saat ini. Tak heran kalau AC dari beragam merek dagang selalu laris manis.

Indonesia sebagai salah satu negara tropis yang umumnya bersuhu 27°C – 34°C menjadi salah satu negara dengan pengguna AC terbanyak di Asia.

Lalu, bagaimana langkah memilih AC yang tepat agar nyaman ditinggali dan pengeluaran listrik tidak terlalu boros. Simak tips berikut.

Langkah 1

Cek daya dan instalasi listrik di rumah Anda, termasuk saat terjadi starting pertama AC dihidupkan. Jika usia instalasi listrik di atas 10 tahun, sebaiknya panggil tukang listrik yang lebih ahli untuk mengeceknya.

Daya listrik yang dibutuhkan untuk menghidupkan satu AC cukup besar sehingga ditakutkan terjadi overload pada kabel yang dapat menyebabkan menimbulkan korslet.

Langkah 2

Perhatikan PK (daya kuda – satuan kapasitas AC) dalam memasang AC. Ini berkaitan dengan penggunaan listrik. Sesuaikan PK AC yang Anda pilih dengan ruangan.

AC pada umumnya tersedia dalam ukuran 1/2, 3/4, 1, 1 1/2, 2, hingga 2 1/2 PK. Makin besar PK, makin cepat kemampuan AC mendinginkan ruangan, namun makin besar listrik yang digunakan. Pilih PK yang efektif dan efisien untuk ruangan Anda.

Berapa PK yang dibutuhkan setelah mendapatkan hasil BTU/h dari luas ruangan:

½ PK = 5000 BTU/h, dipergunakan untuk luas ruangan 10m2.

¾ PK = 7000 BTU/h, untuk luas rungan 14m2.

1 PK = 9000 BTU/h, untuk luas ruangan 18m2.

1 ½ PK = 12000 BTU/h, untuk luas ruangan 24m2.

2 PK= 18000 BTUh, untuk luas ruangan 36m2.

Langkah 3

Jika Anda memiliki bujet lebih, coba pikirkan untuk membeli AC inverter. AC inverter lebih hemat digunakan untuk ruang tertutup. Atau, ruang yang tidak banyak aktivitas orang keluar-masuk. Sementara AC non-inverter hemat jika perhitungan PK dan penyetelan suhunya tepat.

AC non-inverter sangat direkomendasikan untuk ruangan yang sering terbuka, karena kerja kompresor tetap sama tanpa ada kenaikan Watt (daya).

 

Langkah 4

Jika ruang yang akan dipasang AC memiliki ventilasi/jendela, tutup lubang ventilasi tersebut dengan karton/plastik untuk meningkatkan efisiensi AC. Jangan letkakan AC di atas pintu dan sebaiknya panjang pipa dari unit indoor ke outdoor tidak lebih dari 15 meter.

Tentukan pemasangan pipa untuk pembuangan air hasil kondensasi. Sementara untuk menghindari getaran unit outdoor, jangan letakan di tembok yang sama dengan unit indoor. Unit outdoor sebaiknya diletakan pada ruang terbuka dan dapat dijangkau untuk maintance.

Langkah 5

Pilih AC yang memiliki fitur kesehatan bagi tubuh, seperti plasma filter, plasmacluster, plasmaster, dan nanoe-g.

Fitur-fitur tersebut dapat menghindari terjadinya pertumbuhan virus, bakteri dan jamur walaupun tidak semua bakteri tersebut mati, setidaknya 85% ruang tersebut steril dari bakteri dan virus. Ini penting terutama untuk Anda yang memiliki anak kecil.

Selain itu pilih AC yang memiliki flat panel serasi dengan design ruang Anda. Anda juga bisa memilih fitur-fitur lain sesuai dengan kebutuhan Anda.

Langkah 6

Pilihan tipe, model dan merek sesuai dengan kebutuhan Anda. Saat ini ada beragam jenis, tipe dan merek AC. Anda dapat minta bantuan referensi dari teman, kerabat yang pernah memakai merek tertentu atau minta staf toko untuk menjelaskan kelebihan dan kekurangan produk.

Pastikan Anda membeli produk di toko terpercaya sehingga terjamin keasliannya. Cek garansi barang yang Anda beli.

Langkah 7

Untuk menghemat listrik, atur suhu AC selalu di atas 22 derajat, atur kecepatan kipas pada posisi medium, dan cuci filter AC setiap satu minggu sekali dan cuci seluruh unit indoor & outdoor setiap enam bulan sekali.

Lakukan pengecekan unit setiap 10 bulan sekali untuk menghindari terjadinya overload yang akan berakibat membludaknya tagihan listrik.

 

Keterangan lebih lengkap hubungi tim Excel Group

SMS/Call/WA/Line:

0838.888.0910 (Steven Sukamto)

0818.818.720 (Alternatif)

PIN 5D949B9A

Email: jasarenovasinet@gmail.com / steven.sukamto@yahoo.com

* jika kami belum menjawab telepon, mohon berkenan via SMS/WA dulu

Hal Penting Untuk Pagar Rumah

Cara Tepat Agar Pagar Besi Selalu Cantik

Steven Sukamto • Februari 20, 2017

Jasarenovasi.net – Kebanyakan perumahan baru, terutama yang berada dalam cluster terbatas, tidak menggunakan pagar. Namun, ada sebagian orang yang masih lebih nyaman tinggal di rumah berpagar.

Pagar menjadi elemen paling depan dari hunian, sehingga seakan menjadi perwakilan image bagi penghuni di dalamnya. Karena itu, jika hunian Anda menggunakan pagar, wajib dipelihara kerapian dan kebersihannya.

Ada beragam jenis pagar hunian, mulai dari pagar tanaman, hingga besi. Dari berbagai jenis pagar yang ada, material besi merupakan yang populer digunakan untuk hunian di Indonesia. Namun perawatannya cenderung lebih sulit.

Untuk lebih jelas mengenai perawatan pagar besi, Anda bisa menerapkan beberapa tips berikut. Agar keindahan dan daya tahan pagar besi hunian Anda tetap terjaga untuk jangka waktu lama.

 

Lindungi dari Air Hujan

Untuk melindungi pagar dari air hujan Anda dapat melapisi minyak pada pagar besi sehingga air hujan tidak terlalu lama menempel pada pagar, terutama pada sudut-sudut yang kerap menjebak tetesan air hujan.

Pastikan tidak ada lubang pada pagar besi, karena lubang akan menjadi tempat penampung air yang dapat mengakibatkan karat.

Jika terdapat lubang, segera tutup dengan dempul. Jika lubang cukup besar, Anda dapat menutupnya dengan mengelas.

 

Pengecatan Pagar Besi Tempa

Lakukan pengecatan rutin pada pagar besi Anda, terutama jika sudah mulai terlihat adanya cat yang mengelupas.

Pengecatan pagar besi secara berkala dilakukan untuk mencegah air, udara, dan kelembapan langsung mengenai permukaan besi. Pengecatan juga dapat mencegah karat menyebar ke bagian lain.

 

Bersihkan Pagar Secara Rutin

Pagar besi memerlukan perawatan khusus. Bersihkan pagar secara rutin menggunakan lap atau kanebo. Jika terdapat noda yang cukup banyak dan tidak segera dibersihkan, akan memicu timbulnya karat pada pagar Anda.

 

Perhatikan bagian roda

Jika pagar besi Anda menggunakan roda rel, maka Anda wajib juga memperhatikan bagian roda pagar. Roda pagar sering kali seret karena karat. Untuk mengatasinya, Anda bisa melapisi as roda menggunakan oli.

Cara ini untuk menggantikan pelumas atau pelicin pada bagian as roda yang habis dan menyebabkan roda seret alias susah berputar.

Terhambatnya roda pagar juga bisa terjadi karena bobot pagar yang lebih berat dari roda sehingga tidak mampu menahan beban. Sebaiknya ganti roda pagar dengan ukuran yang lebih besar.

 

Pemeriksaan Pagar Besi Secara Berkala

Lakukanlah pemeriksaan dan pengecekan secara berkala. Jika terdapat karat sebaiknya segera bersihkan. Untuk membersihkan karat Anda bisa menggosok area berkarat dengan sikat kawat.

Kemudian, lembapkan dengan mineral spiritus (sejenis tiner tak berbau), lalu mulailah menghapus sisa karat. Setelah bersih dari karat, cat pagar dengan cat primer dan cat besi.

Selain karat, jika sudah ada bagian pagar yang rusak, baik bengkok atau patah, segeralah memperbaikinya agar tidak membahayakan penghuni dan tamu.

Pagar yang rusak juga mengurangi estetika rumah. Jika kerusakannya besar Anda dapat menggunakan jasa tukang yang ahli.

Saat ini, kebanyakan pengembang membangun perumahan sistem cluster. Ini membuat rumah lebih aman meski tanpa pagar. Hunian tanpa pagar juga memberi kesan lebih luas, terutama untuk hunian yang tidak besar.

 

Keterangan lebih lengkap hubungi tim Excel Group

SMS/Call/WA/Line:

0838.888.0910 (Steven Sukamto)

0818.818.720 (Alternatif)

PIN 5D949B9A

Email: jasarenovasinet@gmail.com / steven.sukamto@yahoo.com

* jika kami belum menjawab telepon, mohon berkenan via SMS/WA dulu

 

Perlukah Memasang CCTV di Depan Rumah?

Memasang CCTV di Depan Rumah

Steven Sukamto • Februari 20, 2017

Jasarenovasi.net – Kasus kriminalitas yang terjadi di wilayah pemukiman sudah berulang kali terjadi. Yang terakhir ialah kasus penyekapan yang berujung maut di kawasan perumahan mewah di bilangan Jakarta Timur.

Dengan tingkat kriminalitas yang tinggi di pusat ibukota, keberadaan perangkat keamanan seolah hal yang tidak bisa ditawar lagi. Selain mempercayakan keamanan hunian kepada sekuriti dan satpam di lingkungan perumahan, pemasangan kamera CCTV sepertinya juga patut diperhitungkan.

Namun, apakah kehadiran CCTV cukup efektif mengantisipasi kriminalitas yang mungkin terjadi di wilayah pemukiman?

Dilansir dari Telegraph.co.uk, pemasangan kamera pemantau di area privat cukup efektif mencegah kasus kriminalitas pada tahap perencanaan. Jadi dengan memasang CCTV, kemungkinan rumah Anda menjadi target operasi penjahat menjadi lebih kecil.

Sejumlah penelitian juga membuktikan bahwa rekaman kamera pemantau sangat membantu pekerjaan polisi dalam mengidentifikasi dan menangkap tersangka kriminal. Dengan demikian, kamera CCTV Anda tidak hanya bermanfaat untuk diri dan keluarga sendiri, namun juga tetangga di lingkungan hunian Anda.

Meski demikian kamera CCTV bukanlah satu-satunya perangkat utama yang bisa dimanfaatkan untuk mencegah tindak kriminalitas. Menurut polisi, pencahayaan yang terang, pemasangan kunci atau sistem alarm di depan rumah, menjadi hal yang lebih penting dari sistem kamera pemantau.

Atau mungkin Anda juga pernah terpikir untuk memasang CCTV palsu? Perampok berpengalaman tentunya bisa membedakan mana kamera yang asli dan palsu dengan mudah.

Analisis Biaya dan Keuntungan

Berdasarkan riset Rumah.com, biaya pemasangan kamera pemantau mulai dari Rp2 jutaan. Biaya ini terbilang cukup terjangkau sebagai pelapis pengamanan rumah Anda. Namun Anda juga bisa menghabiskan biaya hingga puluhan juta rupiah untuk kamera CCTV berkualitas tinggi.

Tetapi sebenarnya biaya yang Anda keluarkan akan sepadan dengan kualitas gambar video yang dihasilkan. Sehingga akan lebih mudah mengidentifikasi pelaku atau tersangka kejahatan. Anda bisa berkonsultasi dengan jasa pemasang CCTV profesional untuk memilih lokasi yang pas untuk menggantung kamera pemantau.

Kamera CCTV juga tersedia dalam dua jenis, yang memiliki kabel dan yang tidak. Tentu kamera yang disambung dengan kabel memiliki harga yang lebih murah, namun model wireless dirasa lebih nyaman dan tersembunyi.

Kembali lagi, penting atau tidaknya memasang kamera pemantau didasarkan pada kebutuhan Anda. Jika tinggal di lingkungan yang rawan kriminalitas atau ada pertimbangan keamanan untuk anak-anak yang tinggal di rumah, maka tidak ada salahnya memilih memasang kamera pemantau.

Dengan biaya yang relatif terjangkau, langkah pencegahan tentu lebih baik daripada menyesal di kemudian hari.

 

Keterangan lebih lengkap hubungi tim Excel Group

SMS/Call/WA/Line:

0838.888.0910 (Steven Sukamto)

0818.818.720 (Alternatif)

PIN 5D949B9A

Email: jasarenovasinet@gmail.com / steven.sukamto@yahoo.com

* jika kami belum menjawab telepon, mohon berkenan via SMS/WA dulu

Langkah Antisipasi Mati Listrik di Rumah

5 Langkah Antisipasi Mati Listrik di Rumah

Steven Sukamto• Febuari 17, 2017

 

Jasarenovasi.net – Tidak jarang mati listrik atau lebih dikenal dengan istilah “mati lampu” terjadi di saat yang tidak terduga. Terlebih di Indonesia dengan kualitas listrik yang sering naik turun.

Mati listrik bisa jadi hal sepele jika Anda tidak sedang menggunakan listrik karena keluar rumah atau sedang tidur lelap.

Namun apa jadinya jika mati lampu datang saat Anda butuh atau berlangsung terlalu lama? Anda perlu mempersiapkannya untuk menghindari yang tidak diinginkan. Berikut pembahasannya:

 

Siapkan Benda Bercahaya

Persiapkan barang-barang bercahaya, seperti senter, lilin, atau glowstick. Anda mungkin berpikir bisa mengandalkan ponsel saat keadaan darurat.

Namun percayalah saat mati lampu dalam jangka panjang, lebih baik Anda menghemat tenaga ponsel untuk berjaga-jaga atau menghubungi rekan dan keluarga, daripada sekadar menjadi senter.

Persiapkan senter di tempat yang mudah dijangkau, misalnya dalam laci di ruang tengah. Sebisa mungkin Anda memiliki senter yang dapat diisi ulang dayanya. Senter ini biasanya tahan dalam jangka waktu lebih lama.

Untuk memudahkan mencari senter, tandai tempat penyimpanan dengan stiker yang menyala dalam gelap (glow in the dark).

Anda juga harus memiliki stok lilin. Biasakan menyimpan pasokan lilin bersamaan dengan korek api. Sementara, untuk glowstick, Anda sebaiknya menaruhnya dalam lemari pendingin karena daya tahannya bisa lebih lama daripada Anda menyimpannya di tempat biasa.

 

Pengisi Daya

Senter yang Anda pakai rentan kehabisan daya saat digunakan. Untuk itu siapkan kotak berisi baterai dengan beragam ukuran untuk persiapan. Pastikan juga Anda memiliki power bank yang selalu terisi dayanya untuk menjaga ponsel Anda tetap menyala.

Anda juga bisa menggunakan mobil untuk mengisi daya ponsel, namun sebaiknya ini dijadikan alternatif terakhir karena aki bisa saja mati jika terlalu sering digunakan.

 

Logistik

Ketahui dampak dari mati listrik bagi rumah Anda. Misalnya, pasokan air habis karena menggunakan pompa.

Untuk itu, Anda perlu menyiapkan logistik lebih. Tempatkan air minum dalam botol-botol kemasan atau galon. Idealnya, satu keluarga memilik icadanga nair minum untuk 3 minggu kedepan. Sementara untuk makanan, Anda bisa membeli makanan kaleng atau camilan dalam kemasan.

 

Hiburan

Mati listrik sering membuat jenuh karena akses hiburan seperti televisi, komputer, dan laptop jadi sulit digunakan.

Untuk itu, Anda bisa siapkan permainan kartu atau board game hitung-hitung sebagai pembunuh waktu dan hiburan bersama keluarga. Siapkan tempat yang lapang seperti ruang keluarga untuk bermain.

 

Nomor Darurat

Catat nomor darurat, rumah sakit, polisi, kebakaran, dan PLN dan tempelkan di dekat telepon rumah. Untuk situasi seperti mati listrik Anda bisa mengandalkan telepon rumah.

Anda bisa menghubungi PLN perihal penyebab mati listrik atau mungkin Anda sendiri mengetahui penyebabnya sehingga memudahkan petugas untuk memperbaikinya.

 

Keterangan lebih lengkap hubungi tim Excel Group

SMS/Call/WA/Line:

0838.888.0910 (Steven Sukamto)

0818.818.720 (Alternatif)

PIN 5D949B9A

Email: jasarenovasinet@gmail.com / steven.sukamto@yahoo.com

* jika kami belum menjawab telepon, mohon berkenan via SMS/WA dulu

Prosedur Melepas Walpaper Dinding Rumah Yang Benar

Ragam Cara Lepas Wallpaper

Steven sukamto • Februari 16, 2017

 

Jasarenovasi.net – Anda mungkin sering kali mengganti suasana ruang dengan bongkar-pasang wallpaper. Atau, mengganti wallpaper atau kertas dinding yang sudah usang dan mengelupas dengan yang baru.

Sebenarnya, penggantian kertas dinding memerlukan perhatian khusus. Terlihat mudah, tapi jika tidak tepat dapat menyisakan lem dan bekas kertas pada dinding.

Hal ini tentu membuat dinding terlihat kotor dan kusam. Berikut ini beberapa tips melepas kertas dinding yang bisa Anda ikuti.

Metode Pemanasan

Mengelupas kertas dinding harus dilakukan dari bagian ujung kertas. Panaskan bagian ujung kertas dinding menggunakan hairdryer selama kurang lebih 30 detik. Panas dari hairdryer akan membuat perekat melonggar sehingga kertas dekoratif akan lebih mudah dikelupas.

Gunakan kuku atau ujung pisau untuk mengangkat bagian ujung kertas dinding. Kupas dan tarik secara perlahan.

Sambil menarik kertas dinding Anda harus tetap mengarahkan hairdryer pada permukaan yang belum terkupas. Lakukan pengupasan secara perlahan hingga seluruh bagiannya terlepas dari dinding.

Jangan mengupas kertas dinding dalam potongan-potongan kecil. Hal ini justru akan mempersulit pengelupasan, karena dapat meninggalkan sisa-sisa tipis kertas dinding pada dinding

Metode Penyemprotan

Jika kertas dinding Anda menggunakan perekat yang lebih solid, Anda bisa mencoba metode penyemprotan dan pengerikan. Caranya, dengan menggunakan cairan penyemprot untuk melonggarkan perekat.

Pilih cairan penyemprot yang digunakan. Anda bisa menggunakan larutan alami seperti campuran cuka apel dan air. Gunakan larutan ini jika kertas dinding Anda melapisi dinding bercat, bukan sebagai lapisan dasar. Anda juga bisa menggunakan campuran cairan pelembut pakaian dan air atau air hangat.

Sebelum menyemprot dinding, gunakan perforator knife atau semacam cutter untuk menyayat dinding kertas dinding. Hal ini diperluka agar larutan dapat meresap ke dalam dinding sehingga ampuh untuk melonggarkan perekat. Buat sayatan menyilang di sepanjang kertas dinding yang akan dikupas.

Semprot dinding yang telah disayat dengan larutan yang telah disiapkan. Jangan menyemprot terlalu sedikit pada satu bagian, semprotkan larutan yang banyak lalu diamkan selama 15 menit.

Kerik kertas dinding menggunakan alat pengerik. Sambil mengerik, gunakan tangan Anda yang ain untuk menarik bekas kerikan.

Metode Penguapan

Metode ini menggunakan alat khusus penguap kertas dinding.  Anda bisa membelinya di toko-toko peralatan bangunan. Jika kertas dinding yang ingin Anda lepas dalam jumlah banyak alat ini akan sangat membantu.

Lakukan penguapan dari bawah ke atas. Tempelkan alat penguap ke dinding lalu usapkan secara merata.

Sambil menguapkan permukaan, Anda bisa gunakan tangan lain untuk mengupas/menarik kertas dinding. Bisa juga gunaka pengerik untuk mengupasnya.

Setelah kertas dinding terkupas seluruhnya, lakukan pembersihan menyeluruh untuk membersihkan dinding dari sisa-sisa kotoran. Pembersihan ini bisa dilakukan dengan menyemprotkan larutan sabun ke dinding (Anda bisa gunakan larutan sabun cuci piring). Semprotkan sabun pada dinding lalu lap dinding menggunakan lap kain agar bersih.

Catatan:  Mulailah melepas kertas dinding dari bagian bawah/paling dasar. Kupas kertas dinding perlahan dengan menarik ke atas secara miring (diagonal).

Setelah terkelupas 1/3 bagian, lakukan hal yang sama dari sisi berlawanan. Lalu, tarik bersama-sama dari kedua ujung tersebut ke arah atas. Jika terdapat bagian yang berbelok, lakukan dengan hati-hati agar hasilnya rapi.

 

Keterangan lebih lengkap hubungi tim Excel Group

SMS/Call/WA/Line:

0838.888.0910 (Steven Sukamto)

0818.818.720 (Alternatif)

PIN 5D949B9A

Email: jasarenovasinet@gmail.com / steven.sukamto@yahoo.com

* jika kami belum menjawab telepon, mohon berkenan via SMS/WA dulu