10 Tips Desain Interior Rumah Minimalis

Jasarenovasi.net— Rumah sebagai tempat seseorang memulai sekaligus mengakhiri hari tentunya sangatlah penting untuk dapat berfungsi semestinya, yaitu sebagai tempat yang nyaman untuk beristirahat. Desain rumah minimalis yang mulai menjamur di abad ke-20 saat ini memang sangat populer dan dapat ditemukan dimana-mana.

minimalis

Walau memang, seperti namanya, rumah dengan desain minimalis tidak menyediakan terlalu banyak ruang bagi sang penghuni untuk menata furnitur di dalam rumah. Namun dengan penataan yang sesuai, rumah minimalis dapat menjadi istana yang indah dan nyaman sebagai tempat beristirahat. Berikut adalah 10 tips dalam mendesain interior rumah minimalis agar terlihat luas dan nyaman dihuni. Berikut ini tips untuk Anda yang akan memulai untuk menata rumah berdesain minimalis.

1. Pemilihan tema tertentu

Dengan memilih tema untuk rumah berdesain minimalis, tahap penataan dan pemilihan furnitur akan menjadi lebih mudah. Tema ini bisa menjadi tema per ruangan, atau tema untuk semua ruangan pada ruma minimalis. Penentuan tema bisa merupakan tema warna atau jenis furnitur sesuai keinginan penghuni.

2. Tata setiap ruangan secara bergantian

Menata rumah secara keseluruhan akan menjadi lebih sulit untuk dikerjakan tanpa bantuan konsultan. Maka sebaiknya, penataan rumah dilakukan secara bergantian untuk tiap ruangan sehingga penataan rumah dapat berjalan dengan lebih fokus dan teratur.

3.  Pilih furnitur yang fungsional dan efisien

Selain berdasarkan tema yang telah dipilih, furnitur harus dipilih berdasarkan fungsinya. Furnitur yang lebih fungsional pastinya akan memiliki manfaat lebih besar. Lebih baik lagi bila memilih furnitur yang multifungsi sehingga lebih efisien karena akan dapat menyisakan lebih banyak ruang.

4.  Singkirkan benda yang kurang fungsional

Selain tidak berguna, benda yang kurang fungsional dapat membuat rumah minimalis menjadi terlihat penuh dan sempit. Oleh karena itu, pastikan hanya furnitur yang bermanfaat saja yang ada di ruangan.

5.  Bersihkan dinding dan lantai dari benda yang tidak diperlukan

Sisakan hanya satu atau dua hiasan atau furnitur pada dinding , sehingga dinding dapat terlihat lebih luas. Pastikan juga bahwa di lantai tidak ada barang yang menumpuk atau saling menutupi satu sama lain, karena selain dapat mengurangi nilai estetika barang-barang itu juga dapat menyebabkan ruangan terlihat berantakan.

6. Pilih furnitur dengan desain indah

Pemilihan furnitur dengan nilai estetika tinggi akan membuat ruangan menjadi lebih indah. Dengan memilih furnitur yang indah, ruangan juga tidak memerlukan banyak hiasan karena furniturnya sudah memiliki nilai estetika yang tinggi.

7. Gunakan hiasan pada beberapa sudut ruangan

Walau tidak memiliki fungsi yang berarti, hiasan seperti pot atau vas bunga dapat berfungsi sebagai aksen bagi ruangan di rumah berdesain minimalis. Pastikan juga hiasan yang dipilih sesuai dengan tema tiap ruangan.

8. Pilih warna yang lembut dan tidak terlalu mencolok

Warna yang lembut akan menimbulkan kesan yang lebih nyaman bagi ruangan. Penggunaan warna yang mencolok dan berani bisa digunakan sebagai aksen, namun usahakan tidak terlalu dominan.

9. Pastikan kebutuhan cahaya dan ventilasi ruangan cukup

Jangan sampai ruangan yang didesain sedemikian indahnya menjadi sesak dan gelap karena kurangnya pencahayaan dan sirkulasi udara. Jangan tutupi ventilasi dan jendela dengan furnitur besar seperti lemari, karena ruangan bisa menjadi kurang nyaman.

10. Gunakan gudang atau ruang penyimpanan

Dengan menggunakan gudang untuk menyimpan barang-barang yang jarang dipakai, rumah akan menjadi lebih rapi. Penggunaan gudang juga akan membuat barang-barang menjadi tidak berantakan sehingga membuat tiap ruangan di rumah dengan desain minimalis lebih luas dan nyaman dihuni.

Sebenarnya setiap rumah, bukan hanya rumah dengan desain minimalis, perlu ditata dengan baik guna mengkondisikan rumah tersebut menjadi nyaman untuk dihuni. Mendekorasi ulang rumah tiap beberapa bulan sekali juga bisa dilakukan untuk mengatasi kejenuhan. Dengan tips di atas, aktivitas mendesain interior dan mendekorasi rumah minimalis akan menjadi lebih mudah dan efektif. Hasilnya juga dapat dinikmati tanpa harus terlalu sering dibenahi, sehingga sesuai untuk beristirahat di malam hari untuk menghadapi aktivitas dan tantangan di hari berikutnya.

Percayakan interior rumah anda kepada Excel Group. Excel Group akan memberikan desain yang nyaman dan elegan.

Untuk survey lokasi atau keterangan lebih lengkap silahkan hubungi:

Steven Sukamto

SMS/Call/WA/Line:
0838.888.0910
PIN 522BD88C
Email: stevensukamto@yahoo.com

* jika kami belum menjawab telepon, mohon berkenan via SMS/WA dulu

Jenis Material untuk Atap Kanopi

Model-Kanopi-MinimalisJasarenovasi.net – Emperan mobil atau biasa disebut dengan carport mempunyai fungsi yang sama dengan garasi. Meskipun perlindungan kendaraannya tidak sebaik garasi. Tapi masalah keterbatasan lahan bisa memungkinkan orang lebih memilih menggunakan carport sebagai tempat berlindungnya kendaraan. Seperti halnya kanopi rumah minimalis yang kini sedang menjadi trend.

Mengingat fungsi carport untuk melindungi kendaraan, maka pembuatannya pun harus memperhatikan beberapa elemen penting agar fungsinya juga maksimal. Misalnya saja, pada pemilihan bahan material yang akan digunakan untuk kanopi carport.

Dalam penggunaan material kanopi carport ada baiknya disesuaikan dengan desain karport dan desain rumah itu sendiri. Konsep yang dibuat juga harus selaras karena letaknya yang menyatu dengan fasad rumah, sehingga carport akan nampak harmonis dan menyatu dengan rumah. Dalam pemilihan kanopi, hal yang paling penting adalah rangka yang kuat, ringan dan tahan akan cuaca apapun. Kegunaan dari pemilihan ini agar carport  tidak terlalu panas pada waktu siang hari.

Berikut ini merupakan berbagai jenis material yang bisa Anda gunakan pada kanopi carport.

  1. Genteng

Genteng dengan bahan dasar tanah liat yang dibakar akan memberikan kesan yang alami pada carport rumah. Selain bisa menahan panasnya sinar matahari, warna coklat pada genteng ini juga akan memberikan efek yang sejuk. Sedangkan, untuk genteng berbahan beton tentu lebih berat dan kaku sehingga memerlukan rangka yang kuat. Untuk genteng berjenis metal yang terbuat dari campuran lembaran baja ringan, seng, dan aluminium akan memberikan kesan ringan pada carport. Material jenis metal ini akan cocok digunakan untuk rumah minimalis modern dan kontemporer.

  1. Kaca

Kanopi dengan bahan kaca tentu lebih memungkinkan cahaya matahari menembus ke dalam. Bentuknya yang transparan dan ringan membuat kaca mudah pecah sehingga pada umumnya pemasangan kanopi kaca dipasang rangkap dua. Maksud dari hal ini adalah jika kaca tertimpa benda dari atas hanya akan mengalami retak. Pastikan juga dalam pemasangan kaca telah benar.

  1. Polikarbonat

Material yang terbuat dari polikarbonat lebih berkarakter ringan dan sangat cocok digunakan pada rumah yang bertema modern. Material berjenis polikarbonat memiliki bahan lembaran plastik yang mempunyai rongga untuk menyerap sinar matahari. Biasanya polikarbonat diberi sealant dan disekrup pada balok rangka atap. Fungsi dari sealant ini untuk melindungi bahan dari rembesan air hujan.

  1. Kain Polyethelene

Kain polyethelene ini memiliki karakter plastik yang kenyal sehingga cocok digunakan pada carport yang menggunakan kontruksi tenda. Pori-pori yang kecil membuat bahan ini agak transparan sehingga memungkinkan matahari menembus ke lantai carport. Tetapi, dengan pori-porinya yang kecil membuat air hujan mudah untuk menembus dan berkesan seperti tampias. Bahan kain olyethelene ini juga tahan sinar Ultra Violet (UV) sehingga tidak akan mudah kusam dan rusak.

Demikian beberapa ulasan mengenai memilih material kanopi rumah yang bisa dijadikan referensi untuk carport Anda.

Untuk survey lokasi atau keterangan lebih lengkap silahkan hubungi:

Steven Sukamto

SMS/Call/WA/Line:
0838.888.0910
PIN 522BD88C
Email: stevensukamto@yahoo.com

* jika kami belum menjawab telepon, mohon berkenan via SMS/WA dulu

Apakah Renovasi Rumah Tanpa IMB Bisa Dilakukan?

Ada tiga jenis pengajuan IMB yang berlaku yaitu IMB untuk rumah baru, IMB renovasi rumah dan IMB untuk rumah lama.

IMB untuk renovasi rumah baru benar-benar dibutuhkan bila pekerjaan renovasi yang dilakukan sudah mencakup dan sampai ke proses mengubah lay-out (denah) rumah, seperti misalnya;

  • Mengubah kamar menjadi ruang tamu atau menambah kamar.
  • Membongkar tembok untuk memperluas ruang.
  • Penambahan luas bangunan, baik ke atas maupun ke samping.
  • Renovasi atau perombakan rumah yang signifikan sehingga ukuran dan bentuk rumah juga berubah banyak.
  • Demikian pula perubahan fasad, walaupun terkesan kecil, mesti memiliki IMB.

Sedangkan untuk renovasi rumah tanpa IMB dapat disimak pada penjelasan berikut;

Sedikit mengutip dan menurut Perda No. 7/1991, pasal 17 ayat 2, disebutkan bahwa pembangunan atau renovasi rumah yang kurang dari 12 m2 tidak perlu menggunakan IMB. Yang berarti bahwa pada dasarnya tidak semua pembangunan atau renovasi rumah memerlukan IMB. Dan renovasi rumah tanpa IMB sebenarnya masih bisa dilakukan untuk atau dalam kondisi sebagai berikut:

  • Pekerjaan yang termasuk dalam kategori pemeliharaan dan perawatan bangunan yang bersifat biasa.
  • Mendirikan bangunan di halaman belakang yang volumenya tidak lebih dari 12 m2, dan
  • Bangun-bangunan di bawah tanah.

Renovasi rumah tanpa IMB juga bisa dilakukan untuk pekerjaan yang bersifat perbaikan da pemeliharaan bangunan seperti:

  • Pengecatan
  • Penggantian atap/genting
  • Kegiatan pembangunan septic tank
  • Pembuatan saluran air
  • dan sebagainya yang tidak berpengaruh terhadap struktur.

Semoga penjelasan tadi bisa membantu Anda yang masih bertanya-tanya atau ingin melakukan renovasi rumah tanpa IMB.

Di Excel Group kami siap membantu untuk mengurus IMB anda. Untuk survey lokasi atau keterangan lebih lengkap silahkan hubungi:

Steven Sukamto

SMS/Call/WA/Line:
0838.888.0910
PIN 522BD88C
Email: stevensukamto@yahoo.com

* jika kami belum menjawab telepon, mohon berkenan via SMS/WA dulu